Menu

Mode Gelap
Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan

SOSDIKBUD

Bangun Kembali Saluran Irigasi di Lotim, Pemprov NTB Sambut Baik Bantuan UNDP

badge-check


					Bangun Kembali Saluran Irigasi di Lotim, Pemprov NTB Sambut Baik Bantuan UNDP Perbesar

INAnews.co.id,Mataram- Pemprov NTB menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) yang membantu masyarakat NTB, terutama di Lombok Timur (Lotim) dalam proyek rekonstruksi saluran irigasi. Proyek tersebut dilaksanakan di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lotim. Saluran irigasi di wilayah tersebut terdampak bencana gempabumi tahun 2018 lalu sehingga berdampak bagi aktivitas pertanian masyarakat.

“Tentu kami di NTB merasa senang dan menyambut baik program UNDP yang melakukan rekonstruksi saluran irigasi di Desa Sajang. Kegiatan tersebut akan membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui aktivitas pertanian,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM Sabtu 26 September 2020.

Pembangunan rekonstruksi saluran irigasi di Desa Sajang tersebut merupakan bagian dari proyek Program Bantuan Rekonstruksi Infrastruktur Gempa Bumi dan Tsunami (PETRA) UNDP, yang dibiayai oleh Republik Federal Jerman melalui bank pembangunannya, KfW. Proyek tersebut telah bekerja di wilayah tersebut sejak 2018, bertugas membantu transisi dari respon dini ke pemulihan jangka panjang.

Antun Hidayat dari KfW mengatakan, proyek di Sajang bersamaan dengan kegiatan rekonstruksi jembatan gantung Tuva di Desa Tuva di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang juga terkena dampak gempabumi dan tsunami tahun 2018 lalu.

Acara peletakan batu pertama diadakan di lokasi saluran irigasi baru, yang merupakan jalur kehidupan bagi pembangunan ekonomi di desa Sajang awal pekan kemarin. Lebih dari 500 keluarga bergantung pada irigasi untuk mengairi pertanian mereka. Mereka terpaksa mengambil langkah-langkah sementara sejak gempa menghancurkan sistem irigasi.

“Bencana alam tersebut menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi beberapa keluarga di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. Melalui kemitraan kami dengan UNDP, kami berharap rekonstruksi infrastruktur penting ini dapat membantu masyarakat membangun kembali kehidupan mereka dan memungkinkan mereka untuk, mendapatkan kembali mata pencaharian mereka dan memulihkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan,” kata Antun Hidayat.

Selain kemunduran akibat bencana alam, kedua wilayah tersebut juga mengalami keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pembatasan perjalanan saat ini juga telah menghambat pasokan logistik ke kedua wilayah tersebut.

Rekonstruksi fasilitas infrastruktur ini akan menyediakan lapangan kerja dalam jangka pendek dan akan meningkatkan prospek masyarakat luas dalam jangka panjang.

“Proyek-proyek rekonstruksi ini, yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal, akan membantu memastikan tidak seorangpun tertinggal dalam pemulihan mata pencaharian. Dalam membangun kembali daerah yang terkena dampak, UNDP berkomitmen untuk memastikan infrastruktur penting dibangun dengan prinsip ‘membangun kembali dengan lebih baik’ untuk mendukung masyarakat.” ujar Ms. Sophie Kemkhadze, Resident Representative, a.i. UNDP Indonesia.

Ia mengatakan, kemitraan adalah kunci kerja UNDP. Di Lombok, proyek ini terselenggara berkat bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia. Kedua CSO telah membantu dalam proses desain dan perekrutan serta pelatihan pekerja konstruksi laki-laki dan perempuan. Pekerjaan akan dilakukan dengan mengikuti protokol pembatasan sosial yang ketat.

“Rekonstruksi infrastruktur penting ini akan bermanfaat bagi sekitar 500 rumah tangga di Lombok Timur. Dengan melibatkan masyarakat dalam prosesnya, kami terus memastikan tidak seorangpun tertinggal saat kami berupaya meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Christian Usfinit, Team Leader, Resilience and Reconstruction Unit UNDP Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA