Menu

Mode Gelap
Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan

SOSDIKBUD

Tinjau Posyandu Keluarga Desa Midang, Wagub Apresiasi Kekompakan Desa

badge-check


					Tinjau Posyandu Keluarga Desa Midang, Wagub Apresiasi Kekompakan Desa Perbesar

INAnews.co.id,Lombok Barat – Revitalisasi Posyandu menjadi Posyandu Keluarga yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi NTB semakin menunjukan hasilnya. Satu per satu daerah berlomba-lomba mewujudkan Posyandu Keluarga di daerahnya.

Mengawali senin pagi, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengunjungi salah satu Posyandu Keluarga Terintegrasi yang terdapat di Desa Midang Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin, 5 Oktober 2020.

Posyandu Keluarga Desa Midang ini telah terintegrasi dengan Bank Sampah. Selain itu, terdapat pula pengembangan usaha ecobrick, jalinan kerjasama dengan BUMDes, serta usaha-usaha dalam memajukan UMKM di desa tersebut.

Wagub dalam sambutannya begitu mengapresiasi langkah-langkah dan juga terobosan yang telah dilakukan pemerintah dan warga Desa Midang. Ia pun memuji Kepala Desa Midang yang disebutnya memahami betul bagaimana menjadikan kesehatan, ekonomi, pendidikan dan juga lingkungan sebagai prioritas utama.

“Alhamdulillah, semoga semakin banyak Kepala Desa yang sangat sungguh-sungguh memikirkan hal-hal yang mendasar. Karena kita berjuang untuk kesehatan dan lingkungan itu tidak seperti membalikan telapak tangan,” terang Wagub.

Selain itu, Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi ini mendukung penuh harapan Kepala Desa Midang yang bertekad menjadikan desanya sebagai Desa Wisata andalan di Lombok Barat bahkan NTB.

“Dengan mendorong Desa Midang ini menjadi desa wisata, itu menjadi trigger untuk membenahi lingkungan dan juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Umi Rohmi kembali mempertegas bahwa saat ini masyarakat dihadapkan hanya pada dua pilihan. Pilihan tersebut yakni hidup aman dan produktif. Sehingga, dimasa pandemi Covid-19 ini masyarakat diminta mampu tetap produktif dengan mengedepankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

“Untuk bisa hidup aman dan profuktif syaratnya hanya satu, yaitu patuhi protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Umi Rohmi.

Dalam hal ini, Umi Rohmi bersyukur masyarakat NTB tetap mampu bertahan ditengah sulitnya perekonomian yang disebabkan adanya pandemi. Untuk itu, Ia mengajak seluruh daerah mendorong potensi yang dimiliki di daerahnya masing-masing.

Terakhir, Umi Rohmi berharap kedepannya semakin banyak daerah-daerah di NTB yang menerapkan Posyandu Keluarga. Dengan kekompakan, Ia optimis seluruh Posyandu di NTB kelak akan menjadi Posyandu Keluarga. Untuk itu, sinergi antar pemerintah dan seluruh masyarakat menjadi kunci mewujudkan hal tersebut.

“Kita harapkan semoga posyandu bisa menjadi Posyandu Keluarga, bisa melayani anak sampai lansia sehingga masalah kesehatan dan masalah sosial yang kita hadapi bisa kita atasi bersama,” pungkasnya.

Mewakili Bupati Lombok Barat, Sekretaris Daerah Lombok Barat, Dr. H. Baehaqi menyambut hangat kunjungan Wagub beserta rombongan. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemprov yang disebutnya begitu memperhatikan pembangunan hingga ke lingkup terkecil.

“Perhatian Wakil Gubernur kepada Lombok Barat ini sangat luar biasa, sangat sering sekali beliau hadir bersama kita dengan masyarakat, terlebih dimasa pandemi Corona ini,” ujarnya.

Baehaqi juga mendukung penuh akan pentingnya kehadiran Posyandu Keluarga ditengah masyarakat. Posyandu Keluarga yang mencakup semua kalangan tentunya akan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan.

“Bisa dikatakan posyandu sebagai layanan kesehatan paling terdepan di masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Midang, Drs. Syamsuddin melaporkan capaian dan progres pembangunan di Desa Midang. Dimulai dari keberlangsungan Posyandu Keluarga hingga menyukseskan Desa Midang sebagai salah satu Desa Wisata andalan di NTB. Menurutnya, kehadiran Desa Wisata akan memberikan multiplier effeck pada aspek-aspek lainnya, seperti kebersihan lingkungan dan kemajuan UMKM.

“Warga Desa Midang banyak menciptakan program program yang berkaitan dengan kebersihan sampah. Harapan saya, semoga sampah sampah di Desa Midang bisa terus menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Desa Midang telah mempunyai satu Posyandu Keluarga. Sehingga, Syamsuddin berjanji Posyandu Keluarga di Desa Midang akan terus ditambah jumlahnya. Hal ini disebutnya merupakan wujud dukungan penuh Desa Midang terhadap program unggulan Pemprov NTB.

“Untuk target di tahun 2021 semoga semua posyandu di Desa Midang menjadi Posyandu Keluarga,” harapnya.

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan kali ini, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis P3AP2KB Provinsi NTB, Kadis LHK Provinsi NTB, Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Kadis PMPD Dukcapil Provinsi NTB, Kepala Biro Kesra Setda NTB, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA