Menu

Mode Gelap
Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan

SOSDIKBUD

Resmikan Posyandu Keluarga, Wagub Minta Kesehatan Harus Diprioritaskan

badge-check


					Resmikan Posyandu Keluarga, Wagub Minta Kesehatan Harus Diprioritaskan Perbesar

INAnews.co.id,Lombok Utara – Revitalisasi Posyandu sebagai salah satu program unggulan provinsi NTB sudah mulai terlihat hasilnya. Hampir semua Posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga. Hari ini, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah kembali meresmikan Posyandu keluarga di Kabupaten Lombok Utara, Kamis 15 Oktober 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur mengakatakan bahwa di tengah pandemi ini kita dapat pelajaran bahwa kesehatan harus diletakkan sebagai salah satu prioritas utama pada kehidupan masyarakat.

“Kesehatan itu tidak boleh kita abaikan dalam hidup kita, kesehatan harus nomor satu. Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita bahwa kesehatan harus diletakkan paling depan,” jelasnya.

Umi Rohmi, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa Posyandu keluarga ini adalah salah satu ikhtiar dalam meningkatkan kesehatan. Namun, fungsinya bukan hanya untuk kesehatan saja, tapi Posyandu keluarga ini adalah salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan lain selain kesehatan seperti pencegahan pernikahan anak dan sosialisasi bahaya narkoba.

Pada masa pandemi ini, lanjutnya, pengoperasian Posyandu keluarga harus sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, hal ini disampaikan agar tidak ada penularan di Posyandu keluarga yang mana fungsinya untuk memberikan kesehatan justru akan mendatangkan penyakit.

“Saya sudah melihat Posyandu keluarganya, tinggal disesuaikan pelayanannya bagaimana diatur sesuai keadaan, artinya tidak terlalu berkerumun, tidak harus dalam satu waktu yang bersamaan,” terang Umi Rohmi.

Umi Rohmi juga mengapresiasi Posyandu keluarga ini karena telah menjadi Posyandu keluarga yang terintegrasi dengan bank sampah, jadi, program unggulan zero waste dapat diwujudkan dari Posyandu keluarga.

Plt. Bupati KLU, H. Sarifudin yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur yang telah mengadakan program ini di KLU, ia berharap, masyarakat KLU terus bersemangat dalam meningkatkan kesehatan dari Posyandu keluarga.

Ia meminta kepada masyarakat untuk sungguh-sungguh dalam mengembangkan dan merawat Posyandu keluarga ini, bukan hanya dijadikan kegiatan seremonial belaka, agar keinginan untuk menjadikan masyarakat dengan tingkat kesehatan tinggi menjadi nyata.

“Jadikanlah momentum ini momentum yang baik, untuk meneruskan apa yang dicita-citakan negara kita, bahwa masyarakat Indonesia harus menjadi masyarakat yang sehat, generasi kita menjadi generasi yang sehat, yang insyaallah akan menjadi pemimpin di masa depan,” tuturnya.

Kepala Desa Anyar, Ir. Rusni menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran Wakil Gubernur, ia berharap dengan hadirnya Wakil Gubernur ini dapat menambah semangat masyarakat Desa Anyar untuk mengembangkan Posyandu keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA