Menu

Mode Gelap
Peringati Anniversary Ke Empat VOID DK Jakarta Menggelar AnniVacation Ke Sukabumi Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri usai Insiden Dua Hari Lalu Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

EKONOMI

Wakil Gubernur Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan Desa Wisata

badge-check


					Wakil Gubernur Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan Desa Wisata Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Timur – Destinasi Desa Wisata Sugian, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi NTB. Beberapa spot wisata yang ada di desa tersebut mulai dari pantai hingga wilayah Gili diberikan sentuhan dan perbaikan sehingga memberikan keindahan dan kenyamanan di desa tersebut.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan Desa Wisata tersebut Senin, 1 Februari 2021 dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Wakil Gubernur meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga keindahan dan kebersihan desa ini supaya masyarakat mendapatkan manfaat dari kedatangan wisatawan ke Desa Sugian.

“Seindah apapun desa kita, kalau tidak dijaga kebersihannya, kalau tidak dijaga masyarakatnya sehat semuanya, sulit orang mau berkunjung ke tempat kita,” ungkap Umi Rohmi, sapaan akrab Wakil Gubernur.

Oleh karena itu, lanjutnya, pembangunan desa wisata harus konprehensif, harus menyeluruh, tidak hanya membangun, setelah itu tidak dipelihara. “Maka dari itu tiang (saya) pesan betul kepada kepala desa, Pokdarwis, dan juga kabupaten untuk penataan destinasi yang sudah dihibahkan ini betul-betul dijaga,” katanya.

Umi Rohmi menjelaskan bahwa pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat akan terus memberikan support terhadap kabupaten dalam mengembangkan destinasi yang ada di wilayah masing-masing.

“Perlu kita ingat, destinasi wisata itu tugas kabupaten/kota, tidak berarti provinsi lepas tangan, pasti kita bantu, begitu juga pusat, tapi bagaimana destinasi itu terawat adalah tugas kabupaten beserta desa lokasi destinasi wisata tersebut,” jelas Umi Rohmi.

Ia juga meminta agar pemerintah kabupaten serta pemerintah desa kompak dalam mengembangkan destinasi wisata yang ada, sehingga masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat dari adanya destinasi wisata.

Tidak lupa, Umi Rohmi tetap menginginkan masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan agar tidak terpapar oleh virus Covid-19. “Kita harus menjaga kehidupan yang aman dan produktif, dengan pakai masker, untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan kita agar tidak menyesal di kemudian hari,” tutup Umi Rohmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PLN Keluhkan Teknologi Datang Lebih Dulu dari Regulasi

29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Harga Mahal dan Regulasi tak Pasti Jadi Penghalang Investasi EBT

29 Januari 2026 - 07:57 WIB

2026 Tahun Berat untuk Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

28 Januari 2026 - 21:35 WIB

Populer EKONOMI