Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

RAGAM

One Pride Fight Night 42, Impian Ahong Untuk Comeback Dihancurkan Alex Munster

badge-check


					One Pride Fight Night 42, Impian Ahong Untuk Comeback Dihancurkan Alex Munster Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – One Pride MMA tampil untuk kedua kalinya di bulan Februari dengan One Pride Fight Night 42, dengan 4 partai ditayangkan langsung di tvOne (20/02/2021). 

Pada pertarungan Partai utama, Alex Munster berhasil menggagalkan suksesnya comeback Rudy Ahong Gunawan dengan TKO di ronde ke 2. Ahong yang terkenal dengan pukulan KO-nya, langsung bertubi-tubi menyerang Monster Alifuru.

Namun, berbeda dari lawan-lawan sebelumnya, Alex bisa bertahan dari hujanan pukulan dan tendangan Ahong. Ahong pun beralih membawa pertarungan ke bawah dan mengancam petarung kelahiran Ambon ini dengan Armbar, yang juga bisa ditahan Alex.

Serangan yang bertubi-tubi ini, digabungkan dengan balasan yang disarangkan Alex sendiri, membuat Ahong terlihat kehabisan tenaga seusai ronde pertama.

Di ronde kedua, baik Ahong maupun Alex turun dengan niat menyudahi lawan, dan masing-masing sempat mengkanvaskan lawannya. Namun, Alex lah yang akhirnya menghentikan Ahong dengan Ground and Pound pada 2:05 di ronde kedua.

Pada co-main event, Ade Permana menjaga rekor tidak terkalahkannya dengan menghentikan Imam Solikhin dengan TKO di ronde ketiga.

Pertarungan yang asalnya merupakan pertarungan 5 ronde untuk perebutan sabuk juara kelas atomweight, harus menjadi pertarungan eksibisi 3 ronde karena Imam Solihin melewati batas berat badan sebanyak 2,7 kg pada sesi timbang badan.

Setelah mengukur lawan di awal ronde pertama, Ade Permana berhasil menggiring pertarungan ke matras dengan takedown dan mendapati keterbatasan Samson Jawa di permainan bawah.

Petarung sasana Bandung Fighting Club inipun langsung menghujani lawan dengan pukulan dan sikut dari posisi ground tanpa memberi kesempatan kepada Imam Solikhin untuk kembali berdiri.

Dengan pengetahuan ini, ronde kedua dengan cepat digiring ke bawah dan Imam Solikhin kembali menjadi bulan-bulanan Mentari Huasong.

Ronde ketiga sempat melihat Imam mendaratkan pukulan telak yang membuat Ade terjerembab ke belakang. Namun, juara kelas Atomweight ini dengan cepat pulih dan kembali membawa pertarungan ke bawah dan menyudahi perlawanan Imam dengan TKO pada 2:43 di ronde ketiga.

Saya menganggap pertarungan ini seperti title fight, karena mungkin ini pertarungan terakhir saya di kelas atomweight, karena tahun ini juga terakhir saya bermain di seagames.

Selanjutnya saya akan naik kelas jika Allah menghendaki. Motivasinya, memang dari keluarga yang menyarankan karena kondisi tubuh saya memang agak kurang baik dikelas atom kata Ade Permana

Berikutnya, pada contender fight kelas lightweight, Tri Suwarno menghentikan Andre Setyawan di ronde pertama dengan rear naked choke.

Pertarungan dibuka dengan jual beli pukulan di mana Tri Suwarno berhasil mendorong mundur Andre Setyawan. Setelah Andre berhasil mendapatkan takedown, Tri Suwarno dengan cepat melakukan sapuan dan menyelesaikan perlawanan fighter On Fire Indonesia ini dengan rear naked choke pada 3:32 pada ronde pertama.

Di partai perbaikan peringkat kelas straw weight wanita, Dwi Retno berhasil mendominasi Nurul Azizah melalui keputusan mutlak dewan juri. Dwi Retno mengeksekusi strategi yang sempurna, di mana ia berhasil menggunakan keunggulan dari segi kekuatan dan mendaratkan serangan dari posisi clinch sementara terus menjauhi permainan kuncian Nurul yang juga anggota Tim Nasional Jiu Jitsu Indonesia.

Dengan gameplan yang cerdik ini, Dwi Retno berhasil memenangkan pertarungan dengan keputusan mutlak setelah 3 ronde.

 

Hasil pertandingan One Pride Fight Night 41 adalah sebagai berikut :

Partai Utama : Pertarungan Perbaikan Peringkat kelas Welterweight : Alex Munster mengalahkan Rudy Ahong Gunawan dengan TKO (Ground and Pound) pada 2:05 dari Ronde 2.

Pertarungan Eksibisi kelas Atomweight : Ade Permana mengalahkan Imam Solikhin dengan TKO (Ground and Pound) pada 2:43 dari ronde 3.

Contender Fight kelas Lightweight : Tri Suwarno mengalahkan Andre Setyawan dengan Tap Out (Rear Naked Choke) pada 3:32 dari ronde 1.

Pertarungan Perbaikan Peringkat kelas Strawweight wanita : Dwi Retno mengalahkan Nurul Azizah dengan keputusan mutlak.

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia menghadirkan lebih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. Untuk berita terbaru terkait One Pride MMA, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kisah Sukses Pelajar SMA Menggelar Pertandingan Padel Antar Sekolah

23 Desember 2025 - 09:27 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Hotel 88 Fatmawati Dipenutup Tahun 2025 Hadirkan New Year Carnaval 2026

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Populer GAYA HIDUP