Menu

Mode Gelap
Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung “Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi

UPDATE NEWS

Ucapkan Selamat, Firman Wijaya Berharap Gagasan Megawati Turut Memperkokoh Konsep Kepemimpinan Nasional

badge-check


					Ucapkan Selamat, Firman Wijaya Berharap Gagasan Megawati Turut Memperkokoh Konsep Kepemimpinan Nasional Perbesar

 

INAnews.co.id, Jakarta – Universitas Pertahanan (Unhan) menganugerahi gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada presiden RI ke-5, yang notabene adalah Ketum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. Gelar kehormatan ini diberikan karena Megawati dinilai mampu krisis multidimensional selama menjadi presiden di usia yang relatif singkat.

Pengukuhan gelar profesor kehormatan Ilmu Pertahanan bidang kepemimpinan Strategis akan dilangsungkan, pada Jumat (11/6), bertempat di Gedung Auditorium Universitas Pertahanan Republik Indonesia Kawasan IPSC Sentul, Bogor.

“Dengan ini mengucapkan selamat atas pengukuhan guru besar,” ujar Dr. Firman Wijaya, S.H., M.H, asisten staf khusus wakil presiden bidang Hukum, pada Kamis (10/6/2021)

Sebelum pengukuhan gelar profesor kehormatan dilakukan oleh Ketua Senat Unhan, Megawati terlebih dahulu menyampaikan orasi ilmiah bertemakan Kepemimpinan Strategis pada Masa Kritis. Firman menyebut gagasan-gagasan yang disampaikan ibu Megawati melalui orasinya diharapkan turut memperkokoh konsep kepemimpinan nasional.

“Yang mulia ibu profesor doktor honoris causa, ibu Megawati Soekarnoputri, semoga orasi ilmiah ibu profesor doktor honoris causa, ibu Megawati Soekarnoputri tentang kepemimpinan strategis di masa krisis pandemi menyumbangkan pemikiran kritis, dialektis, akademis yang memperkokoh konsep kepemimpinan nasional,” tambahnya

Di masa pemerintahan Megawati sendiri, memang Indonesia hadapkan dengan beragam krisis multidimensi, mulai dari ekonomi hingga sosial politik. Kendati demikian, tercatat Megawati mampu mengatasinya, seperti dalam kasus penyelesaian konflik di Ambon, Poso, pemulihan peristiwa pasca Bom Bali.

Selain Megawati tercatat sebagai presiden perempuan pertama di Indonesia, juga pada masa pemerintahannya untuk kali pertama Indonesia melangsungkan Pemilu legislatif dan Pemilu presiden secara langsung. Tutup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS