Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

UPDATE NEWS

Tak Tertolong, Bayi Perempuan Berkepala Dua di Rote Ndao Meninggal Dunia

badge-check


					Tak Tertolong, Bayi Perempuan Berkepala Dua di Rote Ndao Meninggal Dunia Perbesar

INAnews.co.id, Rote Ndao – Bayi Terlahir satu tubuh dua kepala.

Kejadian ini terjadi dikeluarga babak dan adu Warga Desa Lidor Dusun Oelalaol RT,18/ RW 8/ Kecamatan Loaholu, Senin 30 agustus 2021) Siang Pukul 13.00 WITA.

Bayi tersebut di ketahui identitasnya oleh pasangan suami istri Yosep Babak dan Sepriana Adu.

Bayi tersebut mendapat pertolongan medis dari Puskesmas Batutua Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao

Bayi yang di lahirkan memiliki dua kepala itu berjenis kelamin perempuan.

Namun sayangnya Bayi tersebut tidak dapat tertolong oleh pihak medis, setelah lahir sesaat kemudian, Bayi tersebut meninggal dunia

Kepala Puskesmas Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Irna Mooynafi yang ditemui di ruang kerjanya Senin 30 agustus 2021, mengaku peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi yang ditangani pihaknya, sebelumnya memang terjadi ada kembar tiga dan dua tapi anggota tubuhnya terpisah

Ia mengaku semestinya bayi tersebut dirujuk ke Puskesmas Oelaba, tetapi karena jaraknya jauh dan harus segera ditolong sehingga dibawah ke Puskesmas Batutua.

Informasi yang dihimpun, Bayi tersebut setelah lahir meninggal dunia dan dikuburkan di Desa Lidor pada hari Ini, Selasa, 31 Agustus 2021.

 

Reporter : Dance Henukh

Editor : Helmi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL