INAnews.co.id, Jakarta- Kantor PT Kemang Food Industries Jalan Pulo Kambing Raya KIP, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur digeruduk demo Karyawannya. Demo dikordinasikan oleh Federasi Serikat Buruh (FSB) Kamiparho Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) unjuk rasa diikuti sekitar 100an orang peserta aksi dipimpin Alson Naibaho dilakukan pada Kamis, 9/9/2021.
Dalam keterangan persnya pada Media INAnews, Alson selaku penanggungjawab aksi, mem Persoalan dipicu adanya kebijakan perusahaan terhadap hak-hak normatif buruh yang masih tertunggak, seperti Tunjangan Hari Raya tahun 2020 yang sebagian belum dibayar, kemudian THR tahun 2021 yang masih terhutang, iuran BPJS Ketenagakerjaan yang diduga bermasalah, dan terakhir sekitar 100 buruh yang dirumahkan dengan upah hanya 10 persen.

Bambang SY, Koordinator Panser KSBSI orasi di depan PT Keemfood Indonesia.
Dalam aksinya para buruh, mengancam akan menggelar aksi sampai satu minggu kedepan jika tuntutan para buruh berupa penolakan PHK, menolak Upah 10% karena dirumahkan dan tuntutan THR dua tahun yang belum dibayarkan tidak direalisasikan oleh pihak perusahaan.
Hadir dalam aksi demo itu Ketua Koordinator Wilayah Jakarta, M.Hory, Koordinator Nasional Panser KSBSI melakukan orasi secara bergantian memberikan semangat pada kawan kawan buruh dan orasi tuntutan pada manajemen.
Sebelumnya, Ludiman, Ketua Pengurus Komisariat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (PK FSB KAMIPARHO) afiliasi dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia PT Kemfood, mengatakan pada Tanggal 16 Agustus 2021, sebagian dari buruh PT Kemfood diberikan surat yang memberitahukan bahwa mereka dirumahkan dengan upah hanya 10 persen dari upah sebulan.
Adanya kebijakan sepihak yang dilakukan Manajer, maka Sejak saat itu, ia dan buruh yang dirumahkan tidak lagi diperbolehkan masuk bekerja. Buruh pun kecewa. Kebijakan perusahaan yang hanya memberikan upah 10 persen dianggap sebagai kebijakan sepihak. Buruh pun mengambil langkah dengan aksi unjuk rasa untuk mendesak Manajemen merubah aturan yang merugikan buruh, Lanjut Ludiman.
Dijelaskan terjadi perundingan perwakilan FSB KAMIPARHO dengan HRD, pihak perusahaan menjanjikan akan melanjutkan dialog Bipartit di kantor pusat PT Kemfood dalam waktu dekat ini. Namun syaratnya, segala bentuk aksi demo di perusahaan harus dihentikan.
“Dalam aksi unjuk rasa hari ini, difasilitasi pihak Kepolisian, pihak Manajemen yang diwakili oleh Prayit dan Meitry bersedia menemui peserta aksi untuk berunding”. Tutup Alson.

FSB KAMIPARHO Lakukan demo di depan PT Keemfood Indonesia.
Diketahui, PT Kemang Food Industries (PT Kemfood) merupakan pelopor industri daging olahan di Indonesia dan merupakan anak perusahaan dari PT Sentra Food Indonesia.
Saat ini PT Kemfood memproduksi berbagai jenis daging olahan seperti Sosis, Burger, Bakso, dan Delicatessen. Disamping produk daging olahan tersebut, PT Kemfood juga memproduksi speciality produk seperti Kebab, Dried Beef, Mayonnaise, dan Thousand Island.






