INAnews.co.id, Mataram – Penyambutan Kafilah STQ Privinsi Nusa Tenggara Barat yang dilakukan Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah, Wagub NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Sekda NTB Drs. H.L. Gita Ariadi mendapat tanggapan dari Ketua GAPEKSINDO NTB Bambang Muntoyo.
TGBM (Teman Gaul Bambang Muntoyo) sapaannya mengatakan bahwa penyambutan kafilah tersebut sama halnya pemerintah mengundang kerumunan.
“Kalo begitu sudah saatnya dan saya sangat setuju bila semua aturan yang membatasi kegiatan masyarakat ditiadakan,” supaya geliat ekonomi menjadi semarak seperti saat blom ada pandemi,” ujarnya.
Tak hanya itu Bambang juga mengatakan bahwa presiden RI saat acara di papua tak menggunakan masker, tanpa jaga jarak dan semua membaur.
“Saat di papua saja Presiden tanpa masker dan tanpa jaga jarak, tidak ada larangan bahkan tidak ada yang ditangkap,”jelasnya.
Lebih lanjut, Bambang menambahkan bahwa para pejabat daerah tebang piling dalam menerapkan aturan dimana masyarakat kecil dilarang sementara para pejabat tinggi bebas.
“Seperti kata dokter terawan dulu, masker itu hanya untuk orang yang sakit yg sehat tdk usah pakai masker, saya saja kalau kelamaan pakai masker dada jadi sesak, dan nafas menjadi terhambat,tutupnya.






