INAnews.co.id, Jakarta – Melalui layanan digital ,PT Bank BNI Syariah mampu mendongkrak jumlah nasabah baru hingga dua kali lipat.
Hal itu dilakukan ketika memanfaatkan layanan digital banking dalam pembukaan rekening pada Bank BNI Syariah.
Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, “setelah menerapkan digitalisasi, perseroan mampu mengakuisisi sekitar 42.000 nasabah setiap bulan” ucapnya.
Kenaikan jumlah nasabah yang signifikan, menurutnya, terjadi setelah perseroan mendirikan Divisi Digital Banking dan Divisi Transactional Banking pada tahun lalu.
“Penambahan jumlah nasabah berkorelasi positif terhadap penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BNI Syariah, sekaligus menambah porsi dana murah,” jelas Firman.
BNI Syariah melaporkan tahun 2018 per desember Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp 35,50 Triliun atau tumbuh 20,82% dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta.
“Komposisi DPK tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 55,82%. Komposisi dana murah ini juga meningkat jika dibanding tahun sebelumnya (51,60%)” jelas Firman pada Kamis (14/02/2019).
Kepercayaan stakeholders atas kinerja BNI Syariah dibuktikan melalui 57 penghargaan yang diperoleh BNI Syariah sepanjang tahun 2018 diantaranya 3 penghargaan internasional.
Yaitu Alpha Southeast Asia Award 2018 untuk Best Commercial Bank in Indonesia kategori Islamic Bank, Islamic Business & Finance Award 2018 untuk Best Commercial Bank kategori Bank Syariah Buku 2, dan The Best Sharia Bank in Asia & Turkey 2018 and The Best Global Leader in Asia & Turkey 2018 dari Majalah Economic Review.
Selain penghargaan terkait kinerja dari Infobank Award 2018 sebagai Bank Syariah Terbaik dengan Kinerja Terbaik tahun 2013-2017 Bank Syariah kategori aset >Rp 25 Triliun, Sharia Investor Award 2018 sebagai Bank Syariah Terbaik kategori aset >Rp 10 Triliun, Indonesia Banking Award 2018 sebagai The Most Efficient Bank & The Most Reliable Bank kategori asset >Rp 10 Triliun, dan penghargaan lainnya.






