Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Gegara cuitan “Presiden Baru” netizen tagar Uninstal BukaLapak

badge-check


					Gegara cuitan “Presiden Baru” netizen tagar Uninstal BukaLapak Perbesar

INAnews.co,id, Jakarta – Hanya karena  cuitan Achmad Zaky di twiter  CEO Bukalapak ramai ramai diserang Netizen pendukung Jokowi .

Dalam kicauanya bos Bukalapak Zaky menulis: “Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451 B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24 Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B.  Mudah2an Presiden baru bisa naikin”.

Di akhir tweet Zaky menyebutkan soal presiden baru. “Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin,” tulis Zaky dalam akunnya.

Karena ada tulisan “Presiden Baru” ini lah yang membuat Netizen pendukung 01 menjadi gusar dan menyerang CEO Buka Lapak.

“Sangat disayangkan jika kemudian Achmad Zaky men-tweet yang terkesan ‘melupakan’ upaya Pak Jokowi yang banyak memberikan perhatian terhadap industri digital Bukalapak ini,” ujar jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan, kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Ace kemudian menjelaskan bahwa komitmen Presiden Jokowi selama ini soal pengembangan ekonomi digital sebagai wujud implementasi revolusi industri 4.0.

Bukalapak, kata Ace, sudah didukung penuh Jokowi untuk berkembang pesat dalam industri ekonomi digital.

Menyadari bahwa cuitannya dalam Twitter membuat gusar pendukung Pasangan Jokowi – Maruf Amin, Ahmad Zaky pun mengklarifikasi twitnya itu.

Dia pun meminta maaf jika ada kesalahpahaman mengenai twit itu. “Saya, Achmad Zaky selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri Bukalapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial, “Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Zaky, dalam release resminya.

“Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yang kurang sesuai kata-kata saya jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti ayah sendiri (sama-sama orang Solo). Kemarin juga hadir dalam HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya,” demikian di akhir release yang di sebarkan kepada media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI