INAnews.co.id, Lombok Timur – Rahman Rofiki selaku koordinator Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur (APMLT) memberikan Pres Rilis terkait dugaan manuver yang di lakukan oknum dinsos pasca kedatangan ibu Mentri sosial RI ke Lombok Timur, (09/12/2021).
Rofiki mengatakan ia mengutuk tindakan oknum dinsos dan TKSK yang pasca kedatangan ibu Risma harusnya berbenah, namun justru pasca kedatangan ibu Mentri justru Semakin terkesan meremehkan hajatan ibu Mentri ke Lotim yang tiada lain tujuanya memperbaiki sengkarut BPNT di bumi patuh karya yang kita cintai ini.
“Saat ini temuan di lapangan kami kembali menemukan dugaan oknum di dinsos Lombok timur mengarahkan agen untuk mengambil beras di mereka. Oknum dinsos ini diduga menelpon agen untuk mengambil beras melalui oknum tersebut, dan ini di duga terjadi di kecamatan terara,”jelasnya.
Sedangkan di salah satu desa di kecamatan sikur rofiki juga mengatakan bahwa telah menemukan ada gerakan lebih sistematis mengarahkan KPM tambahan (BPNT PPKM) ke salah satu agen meski di desa tersebut terdapat lebih dari satu agen, sehingga ini patut di duga juga dalam kerangka oknum-oknum ini lebih memudahkan mereka dalam menjual beras.
Untuk itu rofiki meminta Aparat Penegak hukum harus benar benar hadir mewakili negara ketika oknum para pejabat masih di duga tidak mau keluar dari bisnis BPNT ini, APH Harus tegas menggunakan delik khusus yakni UU Tipikor, sehingga akan terbaca apakah oknum pejabat dan oknum TKSK ini memperkaya diri sendiri atau memperkaya orang lain, yang keduanya termasuk unsur unsur dalan korupsi.
Sedangkan jalan keluar untuk memperkecil monopoli dalam pengadaan komoditi BPNT ini salah satunya menurut rofiki berharap ke BRI Sebagai bank penyalur untuk memperketat pengawasan dengan mengembalikan ke Pedum, dan salah satunya BRI dan Pejabat yang masih punya hati nurani untuk tidak membiarkan pencairan di satu agen di masing-masing desa. KPM di desa harus di bagi rata tempat pencairanya jika di masing masing mempunyai agen lebih dari satu.
Kenapa KPM di bagi rata di masing masing Desa menurut mantan ketua Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND) Lotim ini, karna di lapangan rofiki menemukan ada agen Ewarong yang memang di duga di gunakan sebagai kaki tangan oknum pejabat dan oknum TKSK yang berbisnis dan ada juga agen Ewarong yang masih idealis dan beroperasi sesuai pedum.
Berdasarkan investigasi terbarunya ini Rohman rofiki siap memberikan bukti petunjuk kepada APH asal Aparat Penegak Hukum mempunyai komitmen untuk menyelesaikan dugaan bisnis dari oknum pejabat dan oknum TKSK yang seharusnya menata BPNT itu.
Dan rofiki juga menegaskan iya lagi mencari ongkos untuk kembali mendatangi ibu Mentri ke Jakarta untuk memberikan update perkembangan sengkarut BPNT Di Lotim yang semakin carut marut karna BPNT di lombok timur di duga semakin terang terangan oknum pejabat dan keluarga pejabat beserta oknum TKSK melakukan monopoli bisnis.
Rohman rofiki juga menghimbau ke agen E warong yang masih mempunyai idealis agar membuat korgruf (gruf diskusi) jangan mau di tekan oleh oknum Pejabat yang berbisnis maupun oknum keluarga pejabat yang berbisnis , dah kordinator AMPL ini menekankan kan jika iya siap melindungi agen E warong yang masih idialis bahkan akan melakukan pendampingan sampai ke kementrian sosial.






