Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

EKONOMI

Astra Land Indonesia Mengakuisisi Saham Modernland Realty

badge-check


					Herman Direktur PT Modernland Realty Tbk., Sami Veikko Tapio Miettinen Direktur PT Astra Modern Land, David Iman Santosa Direktur Utama PT Mitra Sindo Makmur, Wibowo Muljono Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia, Nilawati Irjani Wakil Presiden Direktur PT Menara Astra, Kurniawan Kasudarman Direktur PT Astra Land Indonesia dan Panji Nurfirman Direktur PT Astra Modern Land dalam penandatanganan akuisisi saham PT Astra Modern Land di Menara Astra, 27 Desember 2021. Perbesar

Herman Direktur PT Modernland Realty Tbk., Sami Veikko Tapio Miettinen Direktur PT Astra Modern Land, David Iman Santosa Direktur Utama PT Mitra Sindo Makmur, Wibowo Muljono Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia, Nilawati Irjani Wakil Presiden Direktur PT Menara Astra, Kurniawan Kasudarman Direktur PT Astra Land Indonesia dan Panji Nurfirman Direktur PT Astra Modern Land dalam penandatanganan akuisisi saham PT Astra Modern Land di Menara Astra, 27 Desember 2021.

INAnews.co.id, jakarta – PT Astra Land Indonesia,  perusahaan joint venture antara PT Menara Astra (Astra Property) dan Hong Kong Land Ltd, Senin, 27 Desember 2021, resmi mengumumkan telah  mengakuisisi kepemilikan 33% saham PT Mitra Sindo Makmur di PT Astra Modern Land. Pengambilalihan kepemilikan saham tersebut, secara langsung menandai kepemilikan penuh Astra Land Indonesia atas proyek perumahan Asya.

Sebelumnya, Astra Modern Land merupakan perusahaan yang dikelola bersama antara  Astra Land Indonesia dan  Mitra Sindo Makmur sebagai anak perusahaan dari PT Modernland Realty, Tbk, dengan komposisi saham Astra Land Indonesia sebesar 67% dan  Mitra Sindo Makmur sebesar 33%.

“Ini merupakan keputusan bersama yang telah disepakati dan disetujui oleh ke dua belah pihak secara baik dan damai. Kami sangat menghargai dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Tentu kami akan terus menjaga hubungan baik dengan Modernland Realty,” kata Wibowo Muljono, Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia.

Lebih lanjut, Wibowo menegaskan, bahwa pengembangan proyek perumahan Asya akan terus berjalan dengan normal seperti biasa. Proses akuisisi saham  Mitra Sindo Makmur tidak akan memengaruhi pengembangan proyek Asya.

 

Genova, Padukan Aspek Komersial dan Alam

Komitmen  Astra Land Indonesia terhadap pengembangan proyek Asya tersebut, dibuktikan dengan peluncuran area komersil Genova pada bulan September 2021. Menawarkan konsep berbeda dari pusat-pusat komersial yang sudah ada, Genova memadukan kawasan komersial dengan lingkungan alam yang asri, sehingga menawarkan pengalaman berbelanja dan hiburan yang menyenangkan serta menenangkan. Sambil berbelanja, pengunjung dapat  berinteraksi langsung dengan alam dan menikmati pengalaman berada di pinggir danau.

Berlokasi di Jalan Boulevard Asya, area komersial Genova melengkapi sejumlah fasilitas yang sudah ada seperti Clubhouse, Food Garden, Global Mandiri School, AEON Mall, IKEA, Siloam Clinic, hingga RS Mayapada yang segera dibangun.

“Dengan peluncuran area komersil Genova menjadi bukti komitmen kami kepada para investor, bahwa pengembangan projek Asya akan berjalan sesuai rencana, meski adanya proses akusisi,” ujar Wibowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

12 Januari 2026 - 14:38 WIB

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Populer EKONOMI