Menu

Mode Gelap
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Peneliti: Mukjizat bagi Indonesia YLBHI Kecam Kesepakatan Prabowo dengan Trump Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

SOSDIKBUD

Kalapas Kelas III Baa, Laksanakan Panen Perdana Bersama WBP

badge-check


					Kalapas Kelas III Baa, Laksanakan Panen Perdana Bersama WBP Perbesar

INAnews.co.id, RoteNdao – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa merupakan UPT dibawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT yang dipimpin oleh Marciana D Jone.

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sejak pertengahan Tahun 2021 mulai memanfaatkan lahan kosong seluas kurang lebih 1 hektar di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas III Baa.

Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi Pejabat Struktual dan staf serta WBP melaksanakan panen perdana jagung lamuru di Lahan SAE Lapas KelasĀ  III Baa, pada Sabtu 5 Maret 2022.

Kepala Lapas Kelas III Baa berharap pembinaan kemandirian yang telah berjalan dengan baik di Lapas Kelas III Baa semakin baik lagi dengan adanya Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

“Panen perdana jagung lamuru ini merupakan suatu bentuk keberhasilan dalam pelaksanaan pembinaan kepada WBP. Para WBP diajarkan untuk mengolah tanah, menanam, merawat dan memelihara serta memanen hasil perkebunan sehingga diharapkan dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” tegas Daniel Saekoko.

Lahan SAE Lapas Kelas III Baa telah ditanami bibit jagung lamuru pada bulan november Tahun 2021 dan juga berbagai tanaman lainnya seperti pisang, kelapa, singkong dan tanaman lainnya oleh Kelompok Tani WBP Sele Tande.

Dimana sebelumnya telah di TPP untuk melaksanakan Asimilasi di luar tembok.

Kelompok Tani WBP Sele Tande yang berjumlah 10 orang rutin melaksanakan pemeliharaan dan perawatan dengan pengawalan.

 

 

Reporter : Dance Henukh

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

125 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah

20 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pesan SBY untuk Anak Muda

12 Februari 2026 - 23:29 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Laksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

12 Februari 2026 - 10:22 WIB

Populer SOSDIKBUD