INAnews.co.id, Jakarta– Sukses dengan merilis single lagu sebelumnya di tahun 2019 s/d 2021 yang lalu , penyanyi cantik Natasha Carrenina Ouasila Bouslama , atau panggilan akrabnya Tasha Bouslama merilis single terbarunya berjudul ” Ku Ingin ” dibawah label Dumeca Record.
Penyanyi yang berasal dari kota Bogor ini memiliki karakter dan lahir dari keturunan Sunda berdarah Tunisia ini sempat menyita perhatian para penikmat musik Indonesia sekian tahun yang silam.
Event launching New single Tasha Bouslama ini adalah bagian dari sebuah program live event yang mempunyai beberapa misi , salah satunya adalah tentang peran wanita di Indonesia, dimana wanita adalah makhluk yang spesial memiliki banyak kelebihan, pada moment ini yang bertepatan dengan Women’s International Day, tanggal 8 maret 2022.
Single terbaru Tasha Bouslama ternyata di tulis oleh Krishna Balagita ex Ada Band. Dimana ini merupakan suatu tantangan yang diterima Krishna dari Dumeca Record.
Menurut Krishna Balagita , Tasha memiliki bakat musikalnya bagus, dan cepat sekali dalam menginterpertasi nada-nada yang baru didengar dan juga berbakat menyanyikan lagu yang bukan lagu mellow .
” Terus ternyata dia juga tertarik untuk menyanyikannya, single lagu “Ku Ingin” ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang sedang kasmaran dalam kisah cintanya mereka. Ya, percintaan anak muda pada tahap-tahap awal dan berharap selalu bisa untuk langgeng, tapi si wanita mempunyai keyakinan bahwa suatu saat dia akan mendapatkan cinta yang tulus serta berharap jangan pernah, diduakan, dipermainkan, disakiti,dan dicurangi oleh pasangannya,” ujarnya.
Acara peluncuran single terbaru Tasha ini juga di hadiri oleh, Ketua Dekranasda Hj. Melati Erzaldi istri dari Gubernur Provinsi Bangka Belitung , hadir pula Duta Besar Tunisia serta jajaran dan beberapa pejabat nasional dan pejabat daerah lainnya.
Dalam hal ini Dumeca Records telah di daulat sebagai perusahaan rekaman yang berkontribusi untuk official resmi pembuatan Theme Song untuk konvensi Internasional G20 tingkat Menteri yang mana nantinya provinsi Bangka Belitung sebagai tuan rumah.
Tentunya dalam project ini Dumeca Records melibatkan beberapa artis musisi nasional dan international serta pastinya agenda besar ini di dukung oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung , Gekrafs Pusat dan Gekrafs Bangka Belitung serta Belitong Unesco Geopark.
“Dan buat para pendengar tentunya juga bisa ikutan senang ketika mendengarkan single ini,” jelas Tasha






