Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

KEUANGAN

Pemprov DKI Jakarta diprediksi tambah saham PT.Delta

badge-check


					Pemprov DKI Jakarta diprediksi tambah saham PT.Delta Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta menambah kepemilikan saham di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). DLTA adalah pabrik yang merupakan produsen bir , Pemprov menambah sebesar 23,35 juta saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis 28 Februari 2019, seperti ditulis Jumat (1/3/2019), kepemilikan saham Delta Jakarta oleh Pemprov DKI Jakarta menjadi 210,20 juta saham atau setara 26,25 persen pada 25 Februari 2019.

Sebelumnya, kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta sebesar 186,84 juta saham atau setara 23,33 persen. Dalam laporan tersebut belum dipaparkan harga pembelian saham DLTA tersebut.

Setelah transaksi ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 210,20 juta atau 26,25%. Pada perdagangan Jumat (1/3/2019) pukul 09:07, harga saham DLTA berada pada level Rp6.600, naik 200 poin atau menguat 3,12%.

Secara year to date, saham DLTA menguat 20%.  perdagangan Jumat (1/3/2019) pukul 09:07, harga saham DLTA berada pada level Rp6.600, naik 200 poin atau menguat 3,12%. Secara year to date, saham DLTA menguat 20%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Prabowo Ultimatum Kepala OJK Mundur

16 Februari 2026 - 16:27 WIB

Penelitian: MMQ Jauh Lebih Adil dari Murabahah untuk KPR Syariah

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

Populer KEUANGAN