INAnews.co.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya sampaikan terkait situasi pasca unjuk rasa (unras) mahasiswa pada senin 10 april 2022.
” Saya bersama Pangdam Jaya mengucapkan terima kasih kepada BEM SI yang tadi melaksanakan unjuk rasa dengan penuh kedamaian dan sangat tertib, perwakilan BEM SI juga sudah diterima oleh Wakil Ketua DPR, Bapak Sufmi Dasco, bersama Bapak Lodwik Paulus, dan Bapak Rahmat Gobel yang didampingi oleh Bapak Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ucap Fadil di halaman Polda Metro Jaya, senin 10 april 2022.
Lanjutnya, jika aspirasi mahasiswa sudah diterima langsung dan juga bahwa DPR mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan pemerintah dan telah disampaikan oleh Presiden pada hari minggu 9 april 2022, bahwa tidak ada penundaan dan perpanjangan masa jabatan presiden.
” Besok Komisioner KPU akan dilantik, dan mekanisme Pemilu 2024 segera di mulai,” tegas Fadil.
Kapolda Metro Jaya juga sampaikan jika soal pengeroyokan Ade Armando, pihaknya melakukan tindakan terukur untuk menyelamatkan nyawa yang bersangkutan.
“Pada saat anggota kami melakukan evakuasi massa mahasiswa bertambah beringas menyerang anggota sehingga 6 anggota kami yang melakukan evakuasi terluka. Saya bersama Pangdam Jaya dan pasukan dari Polda Metro Jaya turun langsung untuk memulihkan situasi ini, menghimbau masyarakat dan mahasiswa untuk segera kembali ke rumah tidak memblokir jalan tol,” jelas Fadil.
Lanjut PangdamJaya, Mayjen Untung Budiharto, katakan bahwa saat ini Ibukota Jakarta dalam keadaan aman dan kondusif.
” Saya berharap unjuk rasa kali ini yang terakhir, karena kita ketahui bahwa di dalam kedamaian itu juga ada orang yang ingin memperalat para mahasiswa yang berniat baik untuk menyampaikan aspirasi, dan aspirasi juga diterima, dan bulan suci yang saat ini kita lalui bisa dilaksanakan dengan baik jangan sampai ada pertumpahan darah,” ucap Pangdam Jaya.
“Kita lihat dan sangat prihatin 6 orang aparat keamanan dari Kepolisian harus berdarah karena kegiatan ini,” seru Untung
” Untuk ini kami minta seluruh masyarakat dan mahasiswa untuk sama-sama menjaga bulan suci ini dengan sebaik-baiknya, saya menghimbau agar unjuk rasa cukup kali ini saja dilaksanakan pada bulan ramadhan ini,” tutup Untung.






