Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

UPDATE NEWS

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sampaikan Situasi Pasca Unras dan Ade Armando

badge-check


					Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sampaikan Situasi Pasca Unras dan Ade Armando Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya sampaikan terkait situasi pasca unjuk rasa (unras) mahasiswa pada senin 10 april 2022.

” Saya bersama Pangdam Jaya mengucapkan terima kasih kepada BEM SI yang tadi melaksanakan unjuk rasa dengan penuh kedamaian dan sangat tertib, perwakilan BEM SI juga sudah diterima oleh Wakil Ketua DPR, Bapak Sufmi Dasco, bersama Bapak Lodwik Paulus, dan Bapak Rahmat Gobel yang didampingi oleh Bapak Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ucap Fadil di halaman Polda Metro Jaya,  senin 10 april 2022.

Lanjutnya,  jika aspirasi mahasiswa sudah diterima langsung dan juga bahwa DPR mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan pemerintah dan telah disampaikan oleh Presiden pada hari minggu 9 april 2022, bahwa tidak ada penundaan dan perpanjangan masa jabatan presiden.

” Besok Komisioner KPU akan dilantik, dan mekanisme Pemilu 2024 segera di mulai,” tegas Fadil.

Kapolda Metro Jaya juga sampaikan jika soal pengeroyokan Ade Armando,  pihaknya melakukan tindakan terukur untuk menyelamatkan nyawa yang bersangkutan.

“Pada saat anggota kami melakukan evakuasi massa mahasiswa bertambah beringas menyerang anggota sehingga 6 anggota kami yang melakukan evakuasi terluka. Saya bersama Pangdam Jaya dan pasukan dari Polda Metro Jaya turun langsung untuk memulihkan situasi ini, menghimbau masyarakat dan mahasiswa untuk segera kembali ke rumah tidak memblokir jalan tol,” jelas Fadil.

Lanjut PangdamJaya, Mayjen Untung Budiharto, katakan bahwa saat ini Ibukota Jakarta dalam keadaan aman dan kondusif.

” Saya berharap unjuk rasa kali ini yang terakhir, karena kita ketahui bahwa di dalam kedamaian itu juga ada orang yang ingin memperalat para mahasiswa yang berniat baik untuk menyampaikan aspirasi, dan aspirasi juga diterima, dan bulan suci yang saat ini kita lalui bisa dilaksanakan dengan baik jangan sampai ada pertumpahan darah,” ucap Pangdam Jaya.

“Kita lihat dan sangat prihatin 6 orang aparat keamanan dari Kepolisian harus berdarah karena kegiatan ini,” seru Untung

” Untuk ini kami minta seluruh masyarakat dan mahasiswa untuk sama-sama menjaga bulan suci ini dengan sebaik-baiknya, saya menghimbau agar unjuk rasa cukup kali ini saja dilaksanakan pada bulan ramadhan ini,” tutup Untung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Populer PERISTIWA