Menu

Mode Gelap
Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir Rayakan Momen Lebaran Penuh Harmoni: Manzone & Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Eksklusif Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU Mempertanyakan Pertanggungjawaban Dana Jaminan Reklamasi Tambang UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan Deforestasi Legal Lebih Besar dari Ilegal

HUKUM

Proyek Galian Kabel Telkom di Desa Banyu Urip Amburadul

badge-check


					Proyek Galian Kabel Telkom di Desa Banyu Urip Amburadul Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Barat – Proyek galian kabel Telkom oleh PT Tapan Emas di wilayah Desa Banyu Urip Kabupaten Lombok Barat mendapat teguran dari sejumlah pihak.

Salah seorang warga yang cucunya jatuh mengatakan bahwa, akibat galian tersebut cucunya jatuh dan mendapatkan jahitan di kening.

“Cucu saya jatuh akibat galian kabel ini, keningnya luka dan mendapatkan jahitan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kepala Desa Banyu Urip Selamet juga menegur subkon proyek galian kabel terkait beberapa masalah dimana lahan warga dipergunakan untuk penimbunan.

“Setelah digali tidak dikembalikan seperti semula, malah ada tanah warga digunakan untuk menguruk dan kita sudah memberikan peringatan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua NCW Fatturrahman Lod menyayangkan kualitas pekerjaan PT Tapan Emas dimana pengerjaannya dianggap amburadul.

“Pengerjaan proyek galian kabel di desa Banyu Urip itu amburadul. Saya juga sudah menegur subkon yang ada di lokasi,” tandasnya.

Lebih lagi, Fatturrahman juga akan melakukan penyetopan pekerjaan jika pihak kontraktor tidak memperbaiki kualitas pekerjaannya.

“Kualitas pekerjaanya harus diperbaiki, jika tidak kami dari lembaga NCW akan melakukan penyetopan karena itu merugikan warga. Bukan itu saja, setelah menggali tidak dikembalikan seperti semula,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU

29 Januari 2026 - 23:27 WIB

Mempertanyakan Pertanggungjawaban Dana Jaminan Reklamasi Tambang

29 Januari 2026 - 21:24 WIB

Deforestasi Legal Lebih Besar dari Ilegal

29 Januari 2026 - 17:21 WIB

Populer HUKUM