Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

EKONOMI

Dorong TKDN , SKK Migas Inspeksi Galangan Kapal di Batam

badge-check


					Dorong TKDN , SKK Migas Inspeksi Galangan Kapal di Batam Perbesar

INAnews.co.id , Sumbagit – Untuk mendorong tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN di Industri penunjang hulumigas, SKK Migas dan KKKS lakukan inspeksi atau kunjungan langsung ke pabrikasi di Batam, Provinsi Riau.

Kunjungan tersebut untuk melihat dari dekat kemampuan produk lokal yang diharapkan mampu bersaing dengan produk impor.

Dalam inspeksi ini, Selasa 7 juni 2022, sedikitnya ada 8 (delapan) KKKS yang dibawa SKK Migas untuk melihat secara langsung produk yang dibuat di Batam guna menunjang pelaksanaan proses produksi industri hulumigas di Indonesia.

Kepala Divisi Pengeloaan Rantai Suplai SKK Migas. Erwin Suryadi mengatakan inspeksi dilakukan untuk melihat dari dekat.

Yang nantinya diharapkan dapat digunakan di industri hulumigas.

Menurut Erwin, SKK Migas berkomitmen terhadap produk lokal untuk menggerakan industri dalam negeri sesuai dengan kenginginan pemerintah.

“Jika produknya berkualitas dan memenuhi standar Industri migas, kita akan supporting terus dan ini tidak main-main,” kata Erwin.

Pada inspeksi ini, SKK Migas dan KKKS mendatangi 3 perusahaan galangan kapal di Batam, diantaranya A-S-L Shipyard Indonesia, Toemoe Valve dan perusahaan pipa seamless, Raimbow Tubulars Manufacture.

Saat inspeksi ini diketahui, ada perusahaan lokal yang mampu memproduksi dengan kandungan lokal hinggal 80 persen seperti yang dimilki A-S-L Shipyard Indonesia.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan pada forum kapasitas nasional di Batam, perusahaan-perusahaan lokal tersebut akan didorong untuk lebih berperan dan bersaing dengan dengan lebih profesional.

“Banyak perusahaan lokal di Batam yang sebenarnya memiliki potensi di proyek-proyek hulumigas dan ini sangat beruntung karena perusahaan tersebut beroperasi di Indonesia,” Kata Rikky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI