Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

EKONOMI

Inflasi, Raja Salman Sebar Bantuan Tunai Rp 82 T ke Rekening Warga Arab Saudi

badge-check


					Inflasi, Raja Salman Sebar Bantuan Tunai Rp 82 T ke Rekening Warga Arab Saudi Perbesar

INAnews.co.id ,Jakarta– Arab Saudi tengah menghadapi masalah inflasi yang serius, ditengah penyelenggaraan haji, sehingga membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz pun memberikan bantuan langsung tunai sebesar 20 miliar riyal atau setara dengan Rp 82 triliun.

Dilansir dari Saudi Press Agency, bantuan itu akan dikirimkan melalui transfer tunai langsung kepada penerima jaminan sosial.

“Perintah kerajaan yang murah hati dikeluarkan untuk menyetujui alokasi dukungan keuangan dalam jumlah 20 miliar riyal untuk menghadapi dampak kenaikan harga secara global,” lapor media itu dikutip AFP, Selasa 5 juli 2022.

Sebelumnya pada hari Senin, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyerukan agar para warga yang terdampak perlu diperhatikan terkait nasibnya dalam memperoleh bahan-bahan pokok.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman menekankan perlunya memperhitungkan warga yang paling membutuhkan dalam menghadapi perkembangan internasional yang mengakibatkan meningkatnya biaya beberapa kebutuhan dasar”, kata laporan SPA terpisah.

Arab Saudi, pengekspor minyak utama dunia, belum terkena inflasi sekeras negara-negara lain di kawasan itu.

Namun, Indeks harga konsumen terbaru negara itu menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,2 persen di bulan Mei, dengan harga melambung hingga 4,2 persen untuk makanan dan minuman serta 4 persen untuk transportasi.

Namun demikian, lanskap media sosial yang dikontrol ketat kerajaan telah menampilkan keluhan yang lebih sering tentang kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Ini termasuk tagar Twitter yang menyerukan boikot telur dan perusahaan susu terkenal.

Di sisi lain, meski banyaknya keluhan soal inflasi, Ekonomi Arab Saudi secara umum berkinerja baik tahun ini.

Ini terutama sejak serangan Rusia ke Ukraina yang mengerek harga energi dunia.

Dana Moneter Internasional atau IMF menyebutkan bahwa PDB diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,6 persen pada tahun 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI