Menu

Mode Gelap
Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung “Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima

UPDATE NEWS

Bendera Argentina Membawa Petaka, Gadis Cantik Meregang Nyawa

badge-check


					Bendera Argentina Membawa Petaka, Gadis Cantik Meregang Nyawa Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Kegembiraan dan suka cita pesta Piala Dunia tahun 2022 yang dilaksanakan di Qatar, tadak hanya di rasakan bagi peserta piala dunia, namun hal itu juga turut dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Para kawula muda yang ada di Kota Bitung meluapkan kegembiraan mereka dengan menggelar konvoi mengitari Kota Bitung serta membawa atribut negara idola mereka yang menjadi peserta piala dunia.

Namun kegembiraan tersebut seketika berubah menjdi tangisan, dimana salah satu gadis cantik yang bernama Ririn Bansaleng (17) warga Madidir, Kota Bitung menjadi korban kecelakaan tunggal usai nonton bareng yang digelar di depan rumah dinas Wali Kota Bitung. Minggu 11 Desember 2022.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalan Samratulangi dekat Bank Mandiri tepatnya samping tugu adipura, Minggu 11/12 pagi. Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi SIK dalam presrilisnya menjelaskan kronologi kejadian tersebut, menurut Awaludin korban yang menggunakan sepeda motor Yamaha R125 warna kuning No pol DB 2583 C mengalami kecelakaan tunggal usai nonton bareng depan rumah dinas Walikota.

“Kecelakaan tunggal dikarenakan pengendara kurang hati – hati, tidak menggunakan helm dan membawa kendaraan sambil melilitkan bendera argentina di leher kemudian bagian ujungnya tersangkut dan terjepit pada rantai sepeda motor akibatnya sepeda motor tersebut terjatuh ke aspal begitu juga dengan pengendara sepeda motor ikut terjatuh ke aspal dalam keadaan terlilit bendera dibagian leher. Para saksi dan orang sekitar berupaya melakukan pertolongan di TKP, membantu melepaskan bendera yang terlilit di leher pengendara serta terjepit di rantai sepeda motor. Setelah terlepas pengendara dilarikan kerumah sakit TNI AL Bitung, pada akhirnya pengendara dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit AL,” ungkap Kasat Lantas berdasarkan keterangan saksi. (Aping)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS