Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

METRO

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pengembangan Jalur Khusus Sepeda

badge-check


					Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pengembangan Jalur Khusus Sepeda Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta –  Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo membuka event Gowes Bersama Komunitas Sepeda Jakarta, dalam rangka rangkaian ulang tahun Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) ketiga. Menempuh jarak hingga 40 Km, peserta gowes menempuh rute Sudirman Loop 2x, naik Semanggi, MPR RI, Tentara Pelajar, TVRI, Gatot Subroto, MPR RI, dan 2x Loop. Diakhiri dengan makan siang di Tamarind and Lime Resto, di kawasan Senopati, Jakarta.

“Sejak tahun 2020 lalu, akibat pandemi Covid-19, olahraga sepeda mendapatkan tempat dihati masyarakat. Maraknya warga yang bersepeda bisa menjadi awalan yang bagus untuk mengurangi pemakaian kendaraan bermotor ke tempat yang berjarak dekat. Karenanya pemerintah daerah perlu mendukung kegiatan bersepeda ini, dengan menyiapkan lebih banyak lagi jalur khusus sepeda,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu pagi (5/2/2023).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mendorong para pecinta olahraga sepeda agar tidak hanya membeli sepeda buatan luar negeri. Melainkan juga membeli sepeda buatan anak bangsa di dalam negeri, yang kualitasnya tidak kalah dibanding sepeda impor.

“Presiden Joko Widodo saja menggunakan sepeda dalam negeri untuk berolahraga. Ada merk Kreuz, Polygon, dan Elemen. Serta masih banyak lagi berbagai merk lainnya. Dengan membeli sepeda dalam negeri, kita sudah berkontribusi terhadap pertumbuhan industri nasional dan pembukaan lapangan pekerjaan. Berkah booming sepeda harus dinikmati pelaku usaha nasional, bukan malah menguntungkan impor,” tegas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, di DKI Jakarta kabarnya sudah terdapat sekitar 301,084 kilometer jalur khusus sepeda. Walaupun efektivitas penggunaannya masih banyak diperdebatkan, namun setidaknya DKI Jakarta telah memulai melakukan terobosan baru menyediakan jalur khusus sepeda. Di Belanda saja, kabarnya membutuhkan waktu 50 tahun lebih agar jalur khusus sepeda di jalan raya bisa efektif, dan masyarakat bisa menikmati bersepeda sebagai salah satu pilihan alat transportasi.

“Survei ITDP pada 2021 melaporkan, di jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman, dalam rentang 14 jam pada hari kerja, terdapat sekitar 2.194 pesepeda melintas mulai pukul 06.00 hingga pukul 20.00. Menunjukan bahwa pada dasarnya masyarakat kita sangat gemar bersepeda. Karena itu butuh didukung sarana dan prasarana yang efektif dan efisien,” pungkas Bamsoet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Realitas Beban Ganda yang Masih Dihadapi Perempuan Indonesia

7 Januari 2026 - 08:21 WIB

Perkuat Solidaritas HIPPERPALA Indonesia Gelar Silaturahmi Camp

1 Januari 2026 - 23:09 WIB

Jangan Makan Buah Berlebihan

31 Desember 2025 - 12:20 WIB

Populer GAYA HIDUP