INAnews.co.id Manado– Aktifitas pasar Bersehati di pagi hari diwarnai dengan kericuhan antara pedagang pasar dan beberapa oknum petugas dari PD pasar Kota Manado. Kamis 9 Februari 2023.
Kericuhan tersebut dipicu oleh sejumlah oknum petugas PD pasar yang melarang salah satu pedagang untu menempati lapak untuk berjualan, dari informasi yang didapat awak media dilapangan bahwa pedagang tersebut sudah melakukan pembayaran sebesar 140 juta kepada PD pasar.
Akibat larangan dari sejumlah oknum petugas dari PD pasar itu membuat pedagang tersebut naik pitam sehingga menyebutkan kalau mereka sudah membayar lapak tersebut sebesar 140 juta ke salah satu oknum Direksi.
Hal ini membuat Hendra Tololiu yang mewakili Komunitas Pedagang Pasar Bersehati angkat bicara, Hendra mengatakan kepada awak media bahwa ada sejumlah pedagang yang melihat dan yang mendengar kericuhan tersebut mengatakan bahwa oknum pedagang yang terlibat cek cok dengan sejumlah oknum perugas dari PD pasar tersebut menyebutkan kalau mereka sudah menyerahkan 140 juta ke Direktur Utama PD pasar.
“Saya mendapatkan informasi dari beberapa pedagang yang melihat dan mendengar kejadian tersebut mengatakan kalau oknum pedagang yang terlibat cek cok dengan perugas pasar telah membayar lapak tersebut sejumlah 140 juta ke Direktur Utama PD pasar”, ungkap Hendra.
Hendra juga menambahkan, kalau didalam PD pasar diduga terdapat sejumlah oknum Direksi dan pejabat lainnya memperkaya diri dengan melakukan pungli ke para pedagang yang berjualan di halaman parkir atau di luar dari lapak yang sudah disiapkan Pemerintah.
“Banyak sekali pedagang yang berjualan diluar dari lapak yang sudah disiapkan Pemerintah, salah satu contoh para pedagang yang sering berjualan di halaman parkir yang menggunakan mobil pic up, para pedagang tersebut mulai berjualan dari subuh sampai jam 10 pagi”, ucap Hendra.
Lanjut Hendra, diketahui para pedagang yang berjualan di halaman parkir tersebut dikenakan biaya sebesar 50 ribu per mobil, menurut Hendra para pedagang yang berjualan di halaman parkir membuat para pedagang yang berjualan dilapak yang disiapkan pemerintah mengalami penurunan omset yang signifikan serta membuat pemandangan pasar Bersehati amburadul.
“Ini adalah pungli yang luar biasa yang dilakukan PD pasar Manado, dalam sehari mereka bisa mendapatkan uang sebesar jutaan rupiah hasil dari penagihan pedagang yang berjualan di halaman parkir, dan pedagang yang tidak berjualan ditempat yang semestinya, hal ini harus disikapi oleh Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Kota Manado jangan tutup mata dan membiarkan para oknum Direksi PD pasar yang ingin memperkaya diri mereka dengan memeras para pedagang”, jelas Hendra.
Direktur Utama PD pasar Manado Lucki Senduk saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp membantah terkait informasi tersebut dan pihaknya saat ini telah membuat laporan secara resmi di Polres Manado, bagi oknum yang telah menyebarkan informasi pembayaran lapak sebesar 140 juta ke PD pasar.
“Itu fitnah dan saat ini tim hukum PD pasar sudah membuat laporan ke Polres Manado”, singkat Lucki Senduk.
Semntara itu disisi lain Kabag Wastib Jonatan saat dikonfirmasi, terkait para pedagang yang berjualan diluar dari lapak yang disiapkan Pemerintah dia mengatakan, bahwa pedagang yang berjualan di luar dari lapak adalah pelanggaran dan akan ditertibkan.
“Yang berjualan diluar dari lapak yang ada didalam pasar itu pelanggaran dan akan segera ditertibkan”, ucap Jonatan.







2 Komentar
Saran, Pembenahan pasar bersehati sudah sangat baik, hanya saja masih ada oknum2 yg memanfaatkan kesempatan dan ini harus ada tindakan tegas untuk memberikan efek jera. Kepada petugaa pasar, mohon segera tertibkan pedagang yg jualan ditempat parkir, baik yg menggunakan kendaraan pick up maupun yang menggunakan gerobak. Jangan nnti ada sorotan baru mau ditertibkan, ketika tidak ada sorotan, walaupun jelas2 didepan mata ada pedagang yg berjualan di lahan parkir, namun hanya dibiarkan. Butuh orang yang punya rasa tanggung jawab, integritas dan idealisme yang tinggi untuk mengelola pasar bersehati khususnya, yang telah dibangun dengan sangat baik, menggunakan iang rakyat. tks
Sekarang di pasar bersehatu sudah ada satu dua orang yang coba2 jualan di luar bangunan dan sengaja dibiarkan. Dan ini bisa bertambah dan lama2 makin susah diatur.