Menu

Mode Gelap
Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap

UPDATE NEWS

Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Siap Menggelar Konggres Ke 9 Di Jakarta

badge-check


					Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Siap Menggelar Konggres Ke 9 Di Jakarta Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Jelang akan digelarnya Kongres KSBSI Ke-9, Panitia Kongres sebelumnya telah menggelar rapat pleno Sterring Commite (SC) guna menentukan ada atau tidaknya usulan-usulan dalam aturan dan kebijakan organisasi yang akan ditetapkan 4 tahun ke depan.

Kongres kali ini bertemakan, “Kontrak Sosial Baru untuk Perlindungan Buruh dalam Transformasi Industri”, sedikitnya mengupas 4 usulan dalam pleno SC yang akan di bahas dan ditetapkan dalam sidang pleno kongres.

Pertama usulan dan kebijakan yang akan diatur dalam Komisi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Kedua, usulan dalam Komisi Tata Tertib (tratib) kongres.

Ketiga usulan dalam Komisi Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

Keempat adalah usulan Komisi kredensial dan Nominasi yang mengatur teknik pelaksanaan dalam kongres.

Usulan-usulan tersebut, diantaranya, pembahasan perubahan dan atau penambahan pasal dalam AD/ART. Rapat pleno juga menentukan usulan perlu atau tidaknya penambahan alat bantu Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSBSI yang dibutuhkan dan usulan lain yang akan ditetapkan dalam kongres.

Termasuk juga usulan ketentuan masuk bagi federasi atau serikat buruh yang ingin bergabung dalam afiliasi KSBSI.

Selama ini salah satu syarat utama federasi serikat buruh yang ingin bergabung ke KSBSI syaratnya memiliki 5 ribu anggota.

Sementara pembahasan lainnya, usulan mengenai besaran iuran tahunan bagi setiap federasi afiliasi.

Saat ini KSBSI memiliki 10 federasi afiliasi dari berbagai sektor industri dari mulai pendidikan, pelatihan, kimia, kesehatan, farmasi, niaga, keuangan, perbankan, perkebunan dan kehutanan, pertambangan dan energi, transportasi, konstruksi, metal dan elektronik, garmen, tekstil, sepatu dan industri kulit, hingga makanan, minuman, restoran, pariwisata dan perhotelan.

10 federasi tersebut adalah:

1. Federasi Konstruksi, Umum dan Informal (FKUI) berganti nama menjadi Federasi kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI)

2. Federasi Serikat Buruh Niaga, Informatika, Keuangan, Perbankan dan Aneka Industri (FSB NIKEUBA)

3. Federasi Serikat Buruh Kimia, Industri Umum, Farmasi dan Kesehatan (FSB KIKES)

4. Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan (F HUKATAN)

5. Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (FSB GARTEKS)

6. Federasi Pertambangan dan Energi (FPE)

7. Federasi Serikat Buruh Makanan, Minuman, Pariwisata, Restoran, Hotel dan Tembakau (FSB KAMIPARHO)

8. Federasi Logam, Mesin dan Elektronik (F LOMENIK)

9. Federasi Serikat Pendidikan, Pelatihan dan Industri (FESDIKARI)

10. Federasi Transportasi, Industri Umum dan Angkutan (FTA) saat ini singkatannya berubah menjadi FTIA.

Kongres akan diikuti sedikitnya 377 delegasi 10 federasi afiliasi yang memiliki hak suara.

 

Menentukan Presiden dan Sekjen baru DEN KSBSI

Yang paling menarik dari Kongres Ke-9 KSBSI ini adalah pemilihan dan penentuan pemimpin baru DEN KSBSI untuk 4 tahun ke depan, yakni periode 2023-2027.

Elly Rosita Silaban dan Dedi Hardianto selaku Presiden dan Sekjen DEN KSBSI dipastikan kembali maju dalam kontestasi pesta demokrasi paling besar dalam serikat buruh yang menjadi pelopor bagi serikat buruh independen pertama di Indonesia ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM