Menu

Mode Gelap
Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi

UPDATE NEWS

Warga Ketakutan Saat Mengisi BBM, SPBU Dendengan Diduga Jadi Sarang Penjahat Solar

badge-check


					Warga Ketakutan Saat Mengisi BBM, SPBU Dendengan Diduga Jadi Sarang Penjahat Solar Perbesar

 

INAnews.co.id Sulut– Praktik penimbunan BBM bersubsidi jenis solar makin marak di Kota Manado, praktik ilegal ini terjadi di salah satu SPBU yang ada di Dendengan dengan nomor 74.951.05

Dari pantauan awak media SPBU ini sudah menjadi sarang mafia BBM subsidi jenis solar, meskipun saat ini untuk mendapatkan BBM jenis solar harus memakai Barcode namun kendaraan yang kerap mengantri di SPBU ini sering bolak balik dengan memakai nomor kendaraan yang berbeda dan Barcode yang berbeda. Selasa 26 September 2023

Salah satu warga yang tidak mau namanya dipublish mengatakan, kalau petugas atau operator BBM solar di SPBU tersebut, sering membantu para mafia BBM untuk melancarkan aksi mereka dengan cara membiarkan truck-truck milik mafia solar tersebut masuk dan membeli BBM jenis solar dengan jumlah yang banyak.

“Operator solar yang sering membantu para penimbun atau mafia, untuk mendapatkan solar dengan membayar dengan harga yang bukan lagi harga standart dari Pertamina”, ucap Warga.

Mirisnya lagi kata Warga, kalau para sopir-sopir truck yang bekerja kepada mafia solar sering mabuk dan berlaku kasar terhadap masyarakat yang akan mengisi BBM di SPBU Dendengan.

“Mereka sering mabuk, bahkan sering berteriak untuk menakut-nakuti masyarakat yang ingin mengantri BBM jenis solar di SPBU tersebut, takutnya di SPBU Dendengan akan terjadi kasus pembunuhan serupa dengan yang terjadi di Kota Bitung, karena mengantri BBM jenis Solar”, kata Warga.

Warga juga menambahkan, kalau dirinya sering tidak mendapatkan BBM solar walapun sudah mengantri berjam-jam, karena operator yang bertugas di mesin solar mendahulukan para penimbun atau mafia BBM untuk mengisi tangki mereka karena operator tersebut mendapatkan keuntungan.

“Saya sering tidak mendapatkan BBM, walaupun sudah seharian mengantri karena operatornya sering mandahulukan para mafia untuk mendapatkan BBM solar dengan mengisi tangki mereka karena mereka bayarnya lebih dan sudah tidak sesuai harga yang semestinya”, beber Warga.

Warga pun berharap agar, aparat Kepolisian dalam hal ini Polda Sulut dapat memberantas para mafia solar yang ada di Kota Manado khususnya yang ada di SPBU Dendengan karena sudah sangat meresahkan dan menyusahkan masyarakat.

“Saya, sangat berharap pak Kapolda dapat menyelesaikan atau memberantas serta menangkap para mafia solar dan operator yang membantu para mafia untuk mendapatkan BBM solar subsidi untuk dijual kembali ke industri dengan harga yang tinggi”, harap Warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL