Menu

Mode Gelap
Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

UPDATE NEWS

Empat Kado Spesial Untuk Pj Walikota Baubau

badge-check


					Empat Kado Spesial Untuk Pj Walikota Baubau Perbesar

 

INAnews.co.id, Baubau – Pagi itu, sinar kuning orange ke-emasan bersinar diufuk timur, cahayanya mengintip dibalik kaki gunung yang menyinari eks jazirah Kesultanan Buton hingga Kota Kendari.

Pantauan Inanews.co.id Terlihat jejeran barisan karangan bunga yang berjejer bak rak buku yg tertata rapih seiring dengan ratusan kendaraan yang memadati halaman parkir Aula merah putih Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara di Jalan Taman Suropati Kota Kendari, Senin (25/9/2023).

Mereka, menghadiri pelantikan Pj Walikota Baubau, yang diamanahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada Dr. Rahman Manafi.

Selain ucapan selamat yang berjejeran di lokasi acara, media sosial, media online dan media cetak.

Salah satunya ucapan selamat dari Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), La.Ode Mz Sakti Qudratullah L.Hasmar, S.IP, M.Si via telepon yang saat ini mendapat amanah sebagai Plt Ketua DPD AMPI Kota Baubau.

Selain tugas utama pejabat kepala daerah yang tertuang pada pasal 65 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Ada 4 kado spesial buat Pj Walikota Baubau, Bang Dr. Rasman. Yaitu pertama terkait dengan perhelatan Pilpres, Pemilu legislatif yang akan dilaksanakan pada 14 februari mendatang dan Pilkada. Ia mengharapkan bahwa Kepala Daerah merupakan Pembina Politik sehingga dapat menciptakan stabilitas politik pada pesta demokrasi tersebut” ujar alumni Magister Ilmu Politik UNHAS tersebut.

Kedua : mencipkatan stabilitas birokrasi. Dari aspek antropologi politik lokal. Kota Baubau dihuni oleh mayoritas kaomu & walaka sebagai identitas simbolisasi entitas Eks Kesultanan Buton dan juga sub etnis lainnyya wakatobi, cia-cia, pancana, etnis jawa, bugis, bali dan lainnya. Kesemuanya itu merupakan kelompok kepentingan dalam sistem politik lokal yang harus dijaga keseimbangannya dalam struktur birokrasi sehingga terjadi pembauran kebangsaan yang kondusif dalam tata kelola pemerintahan” ucap Wakil Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta Pusat tersebut.

Yang ketiga “fokus pada kepemudaan untuk menciptakan generasi yang unggul dari pemuda kota Baubau mengingat kedepam kita akan menghadapi bonus demografi. Ini merupakan masa keemasan dalam demografi kependudukan jika tidak dipersiapkan dengan baik akan menjadi kehancuran bagi kita. Olehnya itu perlunya program yang konkrit terkait peningkatan SDM kepemudaan dalam dunia Globalisasi & kemajuan Teknologi agar mereka dapat menciptakan Karya yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia khususnya Kota Baubau

Yang ke-empat : “Stabilitas ekonomi makro & mikro. Perlunya pemerintah hadir di tengah2 pelaku ekonomi dan masyarakat dalam hal stabilitas harga komoditas dan perdagangan sehingga tercipta keseimbangan perdagangan. Sedangkan pada ekonomi makro, Kota Baubau merupakan Kota Jasa yang menjadi center point dari Kepulauan Buton selain itu juga Posisi Kota Baubau sangat strategis dalam jalur pelayaran Indonesia. Ia menghubungkan Jalur Timur dan Barat hal ini menjadi strategis sehingga perlunya regulasi yang dapat menggenjot PAD Kota Baubau.

4 hal itu yang menjadi poin dari Sakti Lutfi Hasmar yang juga sebagai Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Ia tutup dengan ucapan Semoga sukses dalam menjalankan Amanah dan menciptakan Karya legacy yang nyata untuk Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Haidar Alwi : Tuduhan ICW Kepada Yayasan Kemala Bhayangkari Sebagai Mitra MBG Perlu Dikoreksi

5 Januari 2026 - 23:06 WIB

Populer NASIONAL