Menu

Mode Gelap
Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi

SYARIAH

Genjot Nasabah, BNI Syariah Gandeng Ikatan Alumni ITS

badge-check


					SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (lima dari kiri) bersama Ketua Umum IKA ITS, Dwi Soetjipto (empat dari kiri) dalam acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara BNI Syariah dengan IKA ITS bertempat di Plaza Pupuk Kaltim Jl. Kebon Sirih Raya No.6A Jakarta Pusat, Jumat (24/5). 
Perbesar

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (lima dari kiri) bersama Ketua Umum IKA ITS, Dwi Soetjipto (empat dari kiri) dalam acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara BNI Syariah dengan IKA ITS bertempat di Plaza Pupuk Kaltim Jl. Kebon Sirih Raya No.6A Jakarta Pusat, Jumat (24/5).

INAnews.co.id, Jakarta – BNI Syariah menggandeng Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah.

Hal ini dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara BNI Syariah dengan IKA ITS bertempat di Plaza Pupuk Kaltim Jakarta Pusat.

Acara yang dihadiri oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi dan Ketua Umum IKA ITS, Dwi Soetjipto.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan dalam MoU ini ada lima poin kerjasama yang akan dilakukan.

“Pertama adalah terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah,” kata Iwan, Jumat (24/5).

Kedua adalah kerjasama terkait dengan kartu co-branding. Sedangkan ketiga adalah pemanfaatan produk pembiayaan konsumer dan keempat produk kartu pembiayaan Hasanah Card.

Selain itu poin terakhir adalah terkait pemanfaatan produk tabungan haji dan umroh dan pembiayaan umroh.

Dengan MoU ini diharapkan dalam waktu dekat akan ada perjanjian kerjasama (PKS) yang membahas mengenai detail kerjasama seperti misalnya adalah pembiayaan umroh untuk anggota Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November.

Potensi dari kerjasama ini tercatat cukup besar. Mengingat jumlah anggota Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November terakhir berjumlah 30 ribu orang.

Targetnya pada 2020 mendatang sebanyak 20% anggota IKA ITS akan menggunakan kartu tanda anggota (KTA) BNI Syariah.

Kartu KTA ini bisa digunakan untuk transaksi melalui rekening tabungan BNI Syariah. Setiap tahun tercatat jumlah wisuda dari ITS mencapai 3600 wisudawan.

Hal ini menjadi potensi besar, apalagi beberapa anggota alumni IKA ITS merupakan pengambil keputusan penting baik di pemerintahan maupun di perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam

12 Januari 2026 - 19:39 WIB

Ekonomi Syariah di Persimpangan

31 Desember 2025 - 14:50 WIB

Mengapa Umat Islam Indonesia Kurang Kaya?

27 Agustus 2025 - 12:55 WIB

Populer SYARIAH