Menu

Mode Gelap
Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

SYARIAH

BNI Syariah teken PKS dengan RS Haji Jakarta

badge-check


					SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (tiga dari kanan) bersama Direktur utama RS Haji Jakarta, Syarief Hasan Lutfi (empat dari kanan) dalam acara perjanjian kerjasama (PKS) BNI Syariah dengan RS Haji Jakarta, bertempat di Ruang Multazam, Gedung Utama, Lantai Basement, Rumah Sakit Haji Jakarta, Jumat (24/5).
Perbesar

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (tiga dari kanan) bersama Direktur utama RS Haji Jakarta, Syarief Hasan Lutfi (empat dari kanan) dalam acara perjanjian kerjasama (PKS) BNI Syariah dengan RS Haji Jakarta, bertempat di Ruang Multazam, Gedung Utama, Lantai Basement, Rumah Sakit Haji Jakarta, Jumat (24/5).

INAnews.co.id, Jakarta – BNI Syariah melakukan perjanjian kerjasama (PKS) dengan RS Haji Jakarta.

PKS dilakukan pada jumat, 24 mei 2019, terkait layanan payroll dan pembiayaan konsumer bagi dokter karyawan sebagai lanjutan nota kesepahaman (MoU) dengan RS Haji Jakarta pada pertengahan April 2019 lalu.

Ada beberapa poin kerjasama dalam PKS antara BNI Syariah dengan RS Haji Jakarta. Poin kerjasama ini bisa dibagi menjadi dua kategori yaitu terkait pembiayaan dan terkait payroll.

Kerjasama terkait payroll yaitu pertama cash management untuk RS Haji Jakarta, Pusat Pelayanan Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah atau P2TKHU dan Hajj Centre, kedua terkait payroll gaji pegawai, dan ketiga tabungan BNI Baitullah iB Hasanah untuk pegawai.

Terkait pembiayaan, beberapa kerjasama yang dilakukan adalah pertama fasilitas pembiayaan talangan BPJS kedua fasilitas pembiayaan investasi ke RS Haji Jakarta untuk alat kesehatan dan pembangunan gedung.

Ketiga pembiayaan ke dokter pegawai RS Haji Jakarta untuk pembelian alat kesehatan, keempat Fleksi Umroh dan kelima Hasanah Card.

Selain itu ada juga kerjasama lainnya yaitu penawaran kerjasama pengecekan kesehatan calon jamaah haji dan umroh untuk travel rekanan BNI Syariah.

Potensi bisnis PKS BNI Syariah dengan RS Haji Jakarta cukup besar. Mengingat jumlah pegawai RS Haji Jakarta ini mencapai 733 orang per 31 Desember 2018.

Menurut Iwan Abdi, kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi perbankan syariah. Selain itu juga mendukung terciptanya sinergi dalam halal healthcare dan pengelolaan transaksi serta kebutuhan produk perbankan syariah.

“Kerjasama ini diharapkan memberikan dampak bisnis bagi BNI Syariah dan RS Haji Jakarta yang merupakan nasabah eksisting BNI Syariah,” ujar Iwan.

BNI Syariah saat ini fokus menggarap kerja sama dan potensi untuk Halal Ecosytem. Sebab potensi bisnis halal ecosystem baik untuk bidang halal healthcare dan halal pharmaceutical dengan total sebesar Rp 70 triliun (State of Global Islamic Economy Report 2017).

Hingga awal 2019, BNI Syariah telah melakukan kerjasama dengan 104 rumah sakit dan industri kesehatan lainnya dengan total pembiayaan yang telah disalurkan sebesar Rp 980 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ekonomi Syariah di Persimpangan

31 Desember 2025 - 14:50 WIB

Mengapa Umat Islam Indonesia Kurang Kaya?

27 Agustus 2025 - 12:55 WIB

Filosofi Hidup Islam: Bismillah-Alhamdulillah

12 Agustus 2025 - 08:59 WIB

Populer GAYA HIDUP