Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

BUDAYA

Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2024 di Tugu Perjuangan Diapresiasi Menparekraf

badge-check


					Foto: Menparekraf Sandiaga Uno mencicipi buah-buahan dalam acara Festival Bunga dan Buah Tanah Karo yang masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara 2024 di Tugu Perjuangan, Pusat Kota Berastagi, Karo, Sumatra Utara, Jumat (5/7/2024), dok. kemenparekraf.go.id Perbesar

Foto: Menparekraf Sandiaga Uno mencicipi buah-buahan dalam acara Festival Bunga dan Buah Tanah Karo yang masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara 2024 di Tugu Perjuangan, Pusat Kota Berastagi, Karo, Sumatra Utara, Jumat (5/7/2024), dok. kemenparekraf.go.id

INAnews.co.id, Jakarta– Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2024 di Tugu Perjuangan diapresiasi Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Apresiasi Sandi karena Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2024 di Tugu Perjuangan masuk ke dalam deretan 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024.

Untuk itu, Menparekraf menekankan bahwa kegiatan yang masuk agenda KEN tersebut harus ditingkatkan agar lebih baik lagi pada tahun depan.

“Sehingga bukan hanya dikunjungi wisatawan lokal, nasional saja melainkan mancanegara juga,” kata Menparekraf Sandiaga, dikutip laman kemenparekraf, Sabtu, 6 Juli 2024.

Sandi mengatakan bahwa Festival Bunga dan Buah ini mengingatkan kita kepada negara-negara yang maju pariwisatanya.

“Dan di Karo ini dikenal dengan buah-buahan yang sangat luar biasa seperti jeruk, salak, juga ada alpukat, buah naga, dan kurma, yang atas perintah Presiden Jokowi agar terus dikembangkan. Melalui festival ini ekonomi masyarakat bisa digerakkan karena banyak yang terlibat. Dan nanti ini harus ada hilirisasinya,” kata Sandi.

Menparekraf menjelaskan, Festival Bunga dan Buah Tanah Karo dengan tema “Karo Glorious Nature”, diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas kesuburan lahan. Berawal dari kegiatan yang hanya bisa disaksikan di tingkat desa, kini dapat dinikmati secara nasional. 

Festival Bunga dan Buah Tanah Karo ini turut melibatkan seluruh desa di Kabupaten Karo dalam bentuk karnaval untuk memamerkan hasil bumi dan parade kendaraan mobil hias yang unik, serta kolaborasi atraksi budaya dan tradisi yang dapat menjadi simbol harmoni masyarakat. 

Penyelenggaraan event yang diselenggarakan pada 4-6 Juli 2024 ini mengangkat berbagai keunikan atraksi dan pameran produk kreatif UMKM terbaik di Provinsi Sumatera Utara. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI