Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

PENDIDIKAN

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Inspirasi Penguatan Pendidikan Karakter Anak-anak

badge-check


					Foto: Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dok. istimewa Perbesar

Foto: Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, menyampaikan bahwa Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) merupakan momentum bagi sekolah untuk mengenalkan terkait proses pembelajaran di SMK yang menyenangkan.

Kegiatan MPLS diharapkan menjadi inspirasi yang menguatkan pendidikan karakter anak-anak Indonesia.

Selain itu, harapannya melalui kegiatan ini seluruh elemen di satuan pendidikan terus menciptakan atmosfer yang sehat sehingga peserta didik dapat belajar dengan tenang tanpa adanya gangguan.

Dengan mengusung tema Siswa Merdeka dengan Merdeka Belajar, para siswa dapat mengeksplorasi diri dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.

Melalui Kurikulum Merdeka, para siswa ditekankan untuk memiliki karakter supaya menjadi pribadi yang lebih baik agar nantinya dapat berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Anak-anakku peserta didik SMK, setiap diri Anda memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi warga negara yang produktif di masa depan. Dengan berbekal kompetensi yang dikuasai di SMK, kami sangat yakin dari SMK akan terus hadir talenta-talenta unggul dan prestasi-prestasi baru di kancah nasional dan internasional,” ucap Kiki, dalam keterangan resmi kemendikbudristek.

Sebelum itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa siswa SMK akan mendapatkan pembelajaran yang komplet di mana para siswa tidak hanya mempelajari konsep dan teori, tetapi juga kemampuan teknis dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja.

Selain belajar di dalam kelas, para siswa juga akan mendapatkan ilmu dan pengalaman terkait dunia kerja melalui projek kreatif kewirausahaan dan praktik kerja lapangan (PKL).

“Saya harap adik-adik semua bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Saya yakin kegiatan tersebut akan membantu adik-adik mempersiapkan diri untuk berkecimpung di dunia kerja setelah lulus nanti,” ucap Nadiem, dalam keterangannya.

Menteri Nadiem juga menekankan pentingnya para siswa SMK untuk tidak hanya menguasai pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan penyelesaian masalah, kolaborasi, dan komunikasi.

“Dunia kerja yang akan dihadapi nanti bukanlah hal yang mudah, pasti akan ada tantangannya. Saya yakin adik-adik akan mampu mempersiapkan diri dengan baik. Manfaatkanlah semua peluang yang ada dan jadilah siswa yang merdeka dengan Merdeka Belajar,” tegas Nadiem*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS