Menu

Mode Gelap
Mendekatkan Diri Ke Komunitas, PT Vita Nova Atletik Menggelar Ortuseight Playday Di 6 Kota Prabowo: Koruptor Dana MBG Tidak Pantas Dihormati Danantara Sumber Daya Indonesia Kelola Ekspor Rp14 Miliar Dolar Prabowo Bongkar 1.074 BUMN, Target Tinggal 300 Akhir 2026 RI Capai Swasembada Pangan Lebih Cepat dari Target Gempa NTT: Dua Tewas, Peringatan Dini Tsunami Sempat Diberlakukan

SOSIAL

Aduan Warga Tidak Ditindak Lanjut, Damkar Kota Depok Minta Maaf

badge-check


					Foto: pria dengan seragam damkar yang viral di media sosial karena “curhat” alat penunjang rusak/tangkapan layar Perbesar

Foto: pria dengan seragam damkar yang viral di media sosial karena “curhat” alat penunjang rusak/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pemadam kebakaran (damkar) Kota Depok meminta maaf karena tidak menindaklanjuti aduan warga, seperti pohon tumbang, belakangan ini. Video diunggah akun X @bacottetangga__, kemarin.

“Untuk warga, masyarakat Kota Depok, saya mohon maaf sekali, setiap ada telepon, UPT kami dan UPT-UPT lainnya—mengenai pohon tumbang, bukan kami tidak mau mengerjakan, tapi alat…, kami, rusak,” ujar pria dalam video viral mengenakan seragam damkar, dikutip INAnews Jumat (19/7/2024).

Alat rusak seperti gergaji mesin yang disebut pria dalam video viral tersebut sudah dilaporkan ke dinas terkait. Beberapa bulan lalu. Tapi diakuinya tidak ada tindak lanjut. Ia pun kembali meminta maaf ke warga Kota Depok.

Tidak hanya alat, mobil damkar sebagai penunjang untuk ke titik yang dibutuhkan juga bermasalah. Bermasalah di rem tangannya.

“Untuk warga Kota Depok, apabila pemadam lagi ada di jalan, tolong jangan di belakang dan jangan di depan, karena rem tangannya jebol. Ini rem tangannya ‘dobol’. Iya, rem tangan tidak berfungsi,” ungkapnya.

“Tanyakan saja operator-operator di UPT lainnya. Ini sebagian tidak berfungsi rem tangannya. Jadi, kalau operator damkar itu atau supir pemadam itu, kalau di tanjakan rasanya dakdikduk. Pengen copot—mobil mundur,” tambahnya

Kalau untuk laporan atau nota dinas, pria itu mengaku sudah membuatnya.

“Kalau dikata untuk lapor, kami sudah melapor kemarin, ya. Sama seperti kemarin solar ya, bapak, diramaikan dulu baru dibenahi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gempa NTT: Dua Tewas, Peringatan Dini Tsunami Sempat Diberlakukan

15 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Depok Kekeringan, PMI Salurkan 4000 liter Air Bersih di Bojongsari

14 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Tarif Khusus Rp8 MRT Jakarta di HUT ke-81 RI, Cek Syaratnya!

14 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Populer NASIONAL