INAnews.co.id, Jakarta– Sekretaris Jenderal (Sesjen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, menekankan bahwa transformasi pendidikan lima tahun terakhir memastikan seluruh warga negara Indonesia mendapatkan layanan pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi dari segi akses, kualitas, dan penguatan tata kelolanya.
“Prinsip kolaborasi, prinsip kerja sama, juga dapat dilakukan kepada semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia,” ujar Suharti, dalam keterangan resmi, Senin (22/7/2024).
Ia mengatakan demikian di pelantikan pejabat di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbudristek, Jakarta.
Dalam pelantikan tersebut, Suharti melantik Muhammad Yusro sebagai Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Adi Nuryanto sebagai Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan Yudhistira Nugraha sebagai Kepala Pusat Data, Teknologi, dan Informasi (Pusdatin).
Suharti mengatakan, sinergi antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri semakin penting.
“Peran Pak Yusro sebagai Direktur Sekolah Menengah Kejuruan dan Pak Adi sebagai Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri sangat vital untuk memastikan SDM memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yudhistira Nugraha yang telah bersedia melakukan transformasi teknologi pendidikan di Kemendikbudristek sebagai Kepala Pusdatin Kemendikbudristek.
“Di era disrupsi ini, kita perlu mengubah banyak hal termasuk dalam layanan berbasis teknologi,” ujarnya. Yudhistira Nugraha sebelumnya merupakan ASN di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Kepala BLUD Jakarta Smart City (2019—2023) dan Kepala Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara (2023—2024).
Suharti juga melantik Nopriadi sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVII yang meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. “Wilayah boleh kecil, tapi tugas bukan berarti kecil,” pesan Suharti. Kepala LLDikti XVII juga harus memastikan koordinasi layanan di wilayahnya berjalan dengan baik.
Dalam pelantikan tersebut, Sesjen Kemendikbudristek juga melantik pimpinan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi vokasi.
Suharti mengatakan bahwa tugas rektor dan direktur politeknik tidak mudah.
“Tidak hanya memberikan layanan terbaik untuk para pelajar, tapi memastikan mereka mendapat nilai tambah yang signifikan dari apa yang mereka pelajari dari luar kampus,” pesan Suharti.
Ia berharap agar semua pejabat administrator, pengawas, dan para pejabat fungsional dapat memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan serta administrasi pemerintahan dan pembangunan dengan semakin baik.*






