Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

SOSIAL

Aksi Solidaritas untuk Gaza di Depan Kedubes AS Diikuti Ribuan Orang

badge-check


					Foto: massa “Aksi Solidaritas untuk Gaza” di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Sabtu (3/8/2024) pagi Perbesar

Foto: massa “Aksi Solidaritas untuk Gaza” di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Sabtu (3/8/2024) pagi

INAnews.co.id, Jakarta– “Aksi Solidaritas untuk Gaza” di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Sabtu (3/8/2024) pagi, diikuti ribuan orang.

Aksi solidaritas yang diikuti dari berbagai daerah selain Jakarta itu, dimulai sekira pukul 06.00 WIB.

Sebelum aksi solidaritas dimulai, ada beberapa rangkain acara yang disajikan—diawali dengan istigasah yang dipimpin Buya Husein, dilanjut salat gaib, tilawatil quran, hingga orasi dan pembacaan puisi.

Orasi disampaikan beberapa tokoh, seperti politisi PKS Hidayat Nur Wahid dan Ketum Wahdah Islamiyah Ustaz Zaitun Rasmin. Intinya, keduanya meminta agar genosida yang dilakukan Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, khususnya Gaza, dihentikan.

Di akhir aksi solidaritas, mereka mengeluarkan lima tuntutan—dibacakan secara bergilir oleh para tokoh yang hadir selain dua di atas.

Lima tuntutan itu adalah pertama, mengajak masyarakat dan dunia internasional agar lebih peduli terhadap warga Gaza dan Palestina yang ditahan Israel, serta agar lebih aktif mengultimatum Israel membebaskan para tahanan Palestina;

Kedua, menuntut agar dihentikannya genosida terhadap Gaza, serta dibukanya blokade terhadap Jalur Gaza secara permanen;

Ketiga, mengecam pembunuhan terhadap para pemimpin Gaza dan Palestina oleh Israel, terutama pembunuhan terhadap Ismail Haniyeh, Mantan Perdana Menteri Palestina, pada 31 Juli 2024 di Tehran, Iran;

Keempat, menyerukan dunia internasional agar mendesak Israel mematuhi fatwa hukum ICJ untuk mengakhiri pendudukannya yang ilegal dan segera hengkang dari tanah Palestina, melakukan ganti rugi terhadap para korban penjajahan dari pihak Palestina, termasuk mengembalikan tanah tanah yang diambil sejak 1967 serta memperbolehkan seluruh warga Palestina yang diusir dari rumahnya untuk kembali;

Terakhir atau kelima, Aliansi Rakyat Indonesia Bela Pastina (ARIBP) menyerukan Indonesia dan juga seluruh negara-negara anggota OKI, agar segera mengirimkan bantuan militer ke Jalur Gaza untuk menyelamatkan warga Gaza dari pembunuhan brutal Israel.

Aksi solidaritas selesai sekira pukul 9 lebih, dengan ditutup doa oleh Ketum Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Muhammad bin Husein Alattas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Populer POLITIK