Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

HOT ISU

Jokowi Undang Relawan 500 Orang ke IKN pada Tanggal 11 Agustus

badge-check


					Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie, dok. Tempo Perbesar

Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie, dok. Tempo

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Jokowi disebut akan mengundang relawan sebanyak 500 orang untuk ke IKN pada tanggal 11 Agustus 2024. Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie, kemarin, Jumat (2/8/2024), di Istana Negara.

“Ya, relawan akan ke IKN tanggal 11 Agustus 2024. Kita berangkat 10-11. Tapi acara sama Pak Presiden tanggal 11. Iya, 500 orang,” ujar Menkominfo Budi, lewat potongan video viral yang dilihat INAnews.co.id di media sosial.

Ketika ditanya dalam rangka apa 500 relawan Jokowi itu ke IKN, Budi menjawab untuk menunjukkan pentingnya pemindahan ibu kota, dari Jakarta ke Kalimantan, sembari menyinggung istana yang ada saat ini adalah produk kolonial.

“Kita bikin istana sendiri. Ini supaya kita sadar bahwa pemindahan ibu kota ini adalah bagian penting dari membangun Indonesia untuk masa depan,” terangnya.

Budi membantah bahwa 500 relawan yang nanti ke IKN, dalam hal ini pembangunannya, untuk menunjukkan legacy-nya Jokowi.

“Gini, loh. IKN ini kan bagian dari program legacy Pak Jokowi, yang menurut hemat kami, ini merupakan bagian dari komitmen pembangunan Indonesia sentris,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL