Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

KEUANGAN

Dirjen Kemendag: F&B Jadi Waralaba Paling Banyak Diminati di Indonesia

badge-check


					Pembukaan IFRA Business Expo 2024. (Foto: FItria Nur Rahmawati/Inanews) Perbesar

Pembukaan IFRA Business Expo 2024. (Foto: FItria Nur Rahmawati/Inanews)

Dalam pembukaan IFRA Business Expo 2024 ke-22, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Moga Simatupang mengatakan F&B masih menjadi waralaba di bidang sektor industri yang paling banyak diminati di Indonesia.

“Bidang usaha F&B di Tanah Air tembus sebesar 48,34%,” ujar Moga Simatupang, pada Jumat (16/8/2024) di JCC Senayan, Jakarta.

Begitupun berlaku bagi sektor-sektor lainnya. Sektor kecantikan dan kesehatan, pendidikan non-formal, retail, laundry, otomotif, serta bidang jasa lainnya, misalnya, mereka juga masih mendominasi di Indonesia.

“Jasa kecantikan dan kesehatan sebanyak 11,26%, jasa pendidikan non-formal 10,60%, retail 8,60%, laundry 9,56% otomotif sebanyak 3,92%, serta sektor industri yang meliputi jasa properti, jasa perawatan dan perbaikan elektronik, jasa biro perjalanan wisata, apotek, karoke, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Perlu diketahui, di Indonesia sendiri merek waralaba dalam negeri sebanyak 149 waralaba dan luar negeri sebanyak 143 merek. Untuk penyebarannya, bisnis waralaba masih terpusat di Pulau Jawa, lebih tepatnya masih mendominasi di Ibu Kota Jakarta. Kemudian disusul Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Berdasarkan olahan data Kementerian Perdagangan, saat ini jumlah pertumbuhan waralaba di Indonesia juga meningkat 5% dari tahun sebelumnya.

“Sampai dengan 9 Agustus 2024 tercatat bahwa pemberi waralaba dalam negeri sebanyak 151 surat tanda pendaftaran waralaba, sedangkan pemberi waralaba luar negeri sebanyak 145 surat tanda pendaftaran waralaba,” ucapnya.

Maka dari itu, pameran IFRA Business Expo 2024 ke-22 tahun ini menjadi momen untuk mempertemukan franchisor, pakar franchise hingga para calon pengusaha yang berminat untuk mengembangkan ide bisnisnya.

Moga berharap dengan terselenggaranya pameran ini sebagai pendorong bagaimana masyarakat memahami bahwa indonesia itu memiliki waralaba lokal.

Jadi, buat kamu yang tertarik buat membangun bisnis bisa datang dan kepoin IFRA Business Expo 2024. Pameran yang diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI)  berlangsung mulai 16 Agustus-16 September 2024. Jangan sampai terlewat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Danantara Jadi Ujung Tombak Pemulihan Pascabencana di Aceh

2 Januari 2026 - 08:47 WIB

Membedah Kontradiksi Kebijakan Moneter BI yang Dianggap Berhalusinasi

31 Desember 2025 - 09:11 WIB

Populer KEUANGAN