Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

NASIONAL

Muhaimin Iskandar Terpilih Kembali Menjadi Ketum PKB

badge-check


					Foto: dok. Tempo Perbesar

Foto: dok. Tempo

INAnews.co.id, Jakarta– Abdul Muhaimin Iskandar atau populer dipanggil Cak Imin terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB) periode 2024-2029. Cak Imin terpilih secara aklamasi.

Dalam sambutan atau pidatonya, Cak Imin membeberkan beberapa hal, salah satunya terkait terget pertamanya untuk menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada). Cak Imin bakal menggerakkan banyak personel partai untuk menyukseskan pilkada.

Seluruh legislator PKB pun diminta turun tangan.

Target selanjutnya kata dia yakni menyukseskan transisi pergantian kekuasaan. Termasuk, kata Cak Imin, pengubahan susunan anggota DPR dan DPRD seluruh Indonesia.

Hal lain ia menegaskan bahwa PKB akan menjadi partai yang mandiri dan tak akan bergantung dengan lembaga apa apun. Dan menurutnya ini amanat yang paling berat bagaimana PKB harus mandiri tidak bergantung pada siapa pun.

Ia kemudian menyinggung “peran” NU. “Memang perbincangan di antara para kiai momentum PBNU tidak mendukung PKB saat Pemilu kemarin dan menghasilkan hasil yang bagus malah justru berkah untuk PKB untuk benar benar independen dan mandiri,” ujar dia.

“Karena setelah independen dan mandiri maka PKB tidak lagi bergantung pada lembaga maupun organisasi manapun,” sambung Cak Imin.

Cak Imin terpilih secara aklamasi setelah 514 perwakilan DPC dan 38 DPW, dan para pengurus DPP PKB tak memberikan mandatoris pada figur lain.

Pembukaan Muktamar ke-6 PKB pada Sabtu malam dihadiri juga oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto.

Selain itu, hadir sejumlah elite parpol, diantaranya Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, dan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

12 Januari 2026 - 13:38 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Populer POLITIK