Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

METRO

APTIKNAS Dukung Pameran Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia 2024

badge-check


					Foto: dok. istimewa Perbesar

Foto: dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Dukungan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) terhadap penyelenggaraan kegiatan di bidang teknologi telah menjadi referensi para pelaku usaha dan masyarakat umum di Indonesia dalam memilih event TIK yang dianggap berkualitas.

Kali ini APTIKNAS kembali merilis dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan pameran teknologi di bidang pertanian, makanan & minuman, farmasi, serta kosmetik, yakni pameran industri terpadu, Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia 2024 yang dilaksanakan oleh Pamerindo Indonesia.

Pameran dengan tema “End to End Exhibition on Farming Technology & Processing Packaging Solution,” ini akan berlangsung selama 3 hari dari 4-6 September 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso merilis dukungan APTIKNAS melalui siaran persnya di Jakarta, pada Minggu (1/9/2024).

Ia mengatakan, pameran Growtech Jakarta adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat untuk melihat dan mengetahui beragam teknologi digital yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menjalankan bisnis atau usaha di bidang pertanian.

“Penerapan IoT, blockchain, dan AI, akan membawa era baru dalam pertanian digital di Indonesia,” ujar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Wakil Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, dikutip keterangan resmi.

Menurutnya, teknologi digital menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong keberlanjutan industri pertanian modern.

Kedua pameran ini akan menghadirkan inovasi Teknologi Pertanian dan Pengemasan dalam Satu Atap. Lebih dari 160 perusahaan dari 19 negara akan berpartisipasi, menampilkan teknologi canggih seperti mesin pertanian, pemrosesan, pengemasan, dan teknologi tanpa awak (drone).

Dengan area seluas 6.500 meter persegi, pameran ini menjadi ajang penting bagi industri pertanian, makanan & minuman, farmasi, kosmetik, dan sektor terkait untuk mengeksplorasi solusi inovatif guna meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Sementara itu, Event Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie mengatakan, sinergi antara Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia akan menciptakan platform yang kuat bagi kolaborasi industri.

Menurutnya, sinergi ini penting untuk menyediakan solusi terintegrasi ‘From Farm to Table.’ “Kolaborasi antara teknologi pertanian dan pengemasan memperkuat ekosistem yang mendukung keberlanjutan produksi dari hulu ke hilir,” ujar Meysia Stephannie.

Industri pengolahan dan pengemasan, sebagai bagian hilir dari rantai produksi, juga mengalami pertumbuhan signifikan dengan proyeksi nilai pasar global mencapai US$ 1,05 triliun di tahun 2024.

Pertumbuhan ini didorong oleh globalisasi, peningkatan permintaan produk olahan, dan perkembangan e-commerce. Sektor ini berperan penting dalam memastikan produk akhir siap dan layak dikonsumsi, sekaligus memberikan nilai tambah pada rantai produksi.

Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan berbagai asosiasi industri terkemuka seperti Asosiasi Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTANI), dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Industri Minuman (ASRIM), Asosiasi Perbenihan Indonesia (ASBENINDO), Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (PERPADI), Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perkuat Solidaritas HIPPERPALA Indonesia Gelar Silaturahmi Camp

1 Januari 2026 - 23:09 WIB

INKOPPAS Galang Kekuatan Pasar Tradisional Hadapi Era Digital

25 Desember 2025 - 22:54 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Populer GAYA HIDUP