Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

BUDAYA

Artisan Corner: Kolaborasi Budaya dan Kreativitas di Jakarta

badge-check


					Suasana Artisan Corner yang diselenggarakan pada tanggal 19 sampai 21 Oktober 2024 di Jakarta ( foto : INAnews) Perbesar

Suasana Artisan Corner yang diselenggarakan pada tanggal 19 sampai 21 Oktober 2024 di Jakarta ( foto : INAnews)

INAnews.co.id, Jakarta – Artisan Corner, sebuah acara yang didedikasikan untuk menampilkan karya seni dan produk dari berbagai UMKM dan pengrajin di Indonesia.

Berlangsung selama 3 hari mulai dari 19-21 Oktober 2024 acara ini berhasil pertemukan berbagai komunitas kreatif dan masyarakat luas dalam sebuah ruang interaktif yang menggali kekayaan budaya nusantara.

Salah satu inisiator acara ini, menjelaskan bahwa Artisan Corner bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pengusaha kecil untuk menampilkan produk unggulan mereka.

“Kami ingin memperkenalkan berbagai budaya, seperti kali ini kita mengangkat budaya Batak dengan ulos. Sebelumnya, kita juga telah memamerkan produk budaya Jawa,” ujar Wanda Sebagai Inisiator Artisan Corner kepada INAnews, Sabtu 19 Oktober 2024.

Selain itu, Dewi pemilik Fetty Home Decor, turut meramaikan acara dengan furnitur etnik berbahan daur ulang.

“Kami berusaha menghidupkan kembali nilai historis kayu tua. Misalnya, kami ambil lesung, alat tumbuk padi tradisional, lalu mengubahnya menjadi meja makan,” jelas Dewi.

Ia menekankan pentingnya penggunaan material ramah lingkungan dan berharap masyarakat semakin menghargai nilai-nilai tradisi dalam produk dekorasi rumah.

Ulos : Warisan Batak yang Mendunia

Dalam Artisan Corner ini, ulos menjadi salah satu fokus utama. Manjungjung Hutabarat, seorang pengrajin ulos dari Tapanuli Utara, memperagakan teknik pembuatan kain ulos langsung di lokasi.

“Saya belajar menenun sejak SMA dan sekarang meneruskan tradisi keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa mereka kini mulai menggunakan pewarna alami demi meningkatkan kualitas dan nilai jual produk.

Tak hanya berfokus pada pasar lokal, ulos dari Tapanuli juga telah mendapat perhatian internasional.

“Kami pernah tampil di Jakarta Fashion Week dan bahkan membawa ulos ke Korea untuk Asia Fashion Festival,” tambah Manjungjung.

Ia berharap, dengan partisipasi dalam acara ini, ulos bisa semakin dikenal dan dihargai baik di dalam maupun luar negeri.

Menghidupkan Ekonomi Kreatif dan Kebanggaan Budaya

Artisan Corner tidak hanya berfungsi sebagai pameran, tetapi juga menjadi ajang kolaborasi dan edukasi.

Banyak pengrajin yang berbagi pengalaman, seperti Dewi yang sering menjelajahi desa-desa di Jawa untuk menemukan barang-barang antik dengan nilai historis tinggi.

Melalui acara seperti ini, berharap lebih banyak UMKM bisa bergabung dan memperkenalkan produknya ke masyarakat luas.

“Kami juga sedang mempertimbangkan untuk mengadakan acara serupa di luar Jakarta agar semakin banyak budaya lokal yang dapat dieksplorasi dan dipamerkan,” ungkap Wanda.

Acara Artisan Corner ini memberikan harapan baru bagi para pengrajin dan pelaku UMKM untuk semakin mengembangkan produk mereka, sekaligus menjadi jembatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai budaya Indonesia.

 

 

Reporter: Doni, Naila Tunnada, Kevin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kompetisi Bukan Jalan Kepemimpinan Perempuan

7 Januari 2026 - 09:25 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Mengenal Situs Tadulako: Menbud Susuri Sejarah Megalitik Lore Lindu

31 Desember 2025 - 13:22 WIB

Populer BUDAYA