Menu

Mode Gelap
Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

POLITIK

Partai Buruh Dukung Pemerintahan Prabowo, Mengharapkan Ini

badge-check


					Foto: massa buruh menuju titik aksi, sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024) Perbesar

Foto: massa buruh menuju titik aksi, sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024)

INAnews.co.id, Jakarta– Partai Buruh dukung Pemerintahan Prabowo disampaikan langsung Said Iqbal, selaku Presiden Partai Buruh ketika orasi di aksi unjuk rasa, di sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024).

“Partai buruh, serikat buruh, buruh Indonesia telah menyatakan pada September mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto, dengan harapan, pertama, cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja,” ujar Iqbal.

Kedua, berharap upah yang layak bagi buruh Indonesia. Ketiga, hapus outsorching. Keempat, segera reforma agraria.

Kelima, berharap diangkatnya tengaa kerja honorer sebagai ASN. Keenam atau terakhir, berharap pendidikan digratiskan hingga ke perguruan tinggi.

Selain itu, buruh kata Iqbal, juga berharap Prabowo mencabut Uu Cipta Kerja sebagai bagian dari ekonomi Pancasila, bukan ekonomi neoliberal.

Bila tidak didengar maka kami akan mogok nasional. 11-12/25-26 November 2024 kita akan kosongkan pabrik,” tukas Iqbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

26 Januari 2026 - 14:43 WIB

Populer POLITIK