Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Maklumat DDI terkait Pilkada Serentak 2024

badge-check


					Foto: gedung DDII, Jakarta, dok. hidayatullah Perbesar

Foto: gedung DDII, Jakarta, dok. hidayatullah

INAnews.co.id, Jakarta– Maklumat Dewam Dakwan Islamiyah Indonesia (DDII) terkait Pilkada Serentak 2024 dikeluarkan pada hari Kamis, 21 Kamis 2024. Maklumat ditandatangani Ketua Pembina KH Didin Hafidhuddin dan Ketum Ustaz Adian Husaini.

Maklumat pertama DDII mengimbau agar umat Islam menggunakan hak pilih dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Kedua, hendaknya meminta petunjuk serta meningkatkan istighfar/permohonan ampunan kepada Allah Subhanahuwataala, baik saat bersalah atau tidak, bertanya kepada ulama atau ahli yang patut dijadikan sebagai rujukan, dan bermusyawarah dengan ahli syura, dalam menentukan pilihan.

Ketiga, DDII mengimbau agar umat Islama memperbanyak salawat untuk Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Dan keeempat atau terakhir, hendaknya memilih calon kepala daerah yang terbaik secara keimanan, keilmuan, akhlak, dan kemampuan dalam memimpin.

“Demikian maklumat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia tentang Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024. Semoga dapat dijadikan panduan bagi umat Islam Indonesia dan khususnya bagi keluarga besar Dewan Da’wah,” bunyi maklumat bernomor 128/SU/-DD/XI/1446H/2024M itu.

“Semoga Allah memberikan bimbingan kepada kita semua dalam menentukan pilihan yang terbaik, sehingga bernilai ibadah, dan membawa kebaikan bagi umat, bangsa, dan negara kita. Amin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

AS Terapkan Imperialisme Baru dan Ancam Stabilitas Global Tangkap Maduro

9 Januari 2026 - 07:36 WIB

Populer POLITIK