Menu

Mode Gelap
Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy

POLITIK

Wamen PU Menerima Kunjungan Kepala Kantor Perwakilan JICA Takeda Sachiko

badge-check


					Foto: dok. Kementerian PU Perbesar

Foto: dok. Kementerian PU

INAnews.co.id, Jakarta– Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menerima kunjungan Kepala Kantor Perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) Takeda Sachiko di Kantor Kementerian PU, baru-baru ini. Pertemuan ini mengevaluasi kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang telah berjalan selama ini sekaligus penjajakan potensi kerja sama di masa depan.

Wamen Diana menyampaikan kerja sama Indonesia dengan Jepang telah berlangsung sejak 1950. Wamen Diana meminta untuk kerja sama yang tengah berjalan seperti Jakarta Sewerage System (JSS) agar dipercepat proses administrasinya sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami minta kepada pihak JICA untuk mempercepat proses pelelangan JSS di zona 6 yang sudah kurang lebih dua tahun berjalan agar komstruksinya dapat segera dimulai,” ujar Wamen Diana dalam keterangan resmiz

JSS merupakan proyek Pengembangan Pengolahan Sistem Air Limbah Terpusat di DKI Jakarta. Pembangunan JSS Zona 1 dan Zona 6 akan meningkatkan cakupan wilayah pelayanan air limbah di Jakarta sebesar 20 persen. Diharapkan dengan pembangunan seluruh proyek JSS dapat melebihi target jangkauan layanan limbah di Jakarta.

Di samping proyek yang sedang berlangsung, Wamen Diana menyampaikan proyek potensial yang bisa dikerjasamakan dengan JICA yaitu tol Probolinggo-Banyuwangi, Sabo DAM Merapi, dan Bandung Intra Urban Toll Road.

“Namun perlu dikaji secara mendalam untuk proyek-proyek baru, khususnya yang pembiayaannya dari pinjaman (loan). Harus yang benar-benar memiliki manfaat yang besar untuk masyarakat. Fokus dari pemerintahan saat ini adalah pada ketahanan pangan, air, dan energi sehingga prioritas pembangunan infrastruktur harus mengacu kesana,”  ujar Wamen Diana.

Plt. Dirjen Cipta Karya Endra S. Atmawidjaja mengatakan selain JSS, diharapkan agar dapat dilanjutkan kerjasama untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Saya mengingatkan kembali pesan Menteri Basuki kepada Menteri Pertahanan Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito di Tokyo September 2024 silam agar Pemerintah Jepang melalui JICA dapat melanjutkan kerja sama dalam hal dukungan penjaminan kualitas untuk pembangunan lebih lanjut di IKN,”  ungkap Endra.

Kepala Kantor Perwakilan JICA Indonesia Takeda Sachiko mengapresiasi kerja sama yang selama ini telah berlangsung antara JICA dengan Kementerian PU di bidang sumber daya air, permukiman, jalan dan jembatan, serta pembiayaan infrastruktur. “Kami mengapresiasi Kementerian PU bersama Bappenas dan Kementerian Keuangan atas upayanya untuk mewujudkannya,” tutup Sachiko.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun

27 Januari 2026 - 10:17 WIB

Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri

27 Januari 2026 - 09:15 WIB

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Populer POLITIK