Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

GLOBAL

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Selalu Dukung Palestina, Ajak Negara-negara D-8 Bersatu

badge-check


					Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Selalu Dukung Palestina, Ajak Negara-negara D-8 Bersatu Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia selalu dukung Palestina. Prabowo menyampaikan itu di hadapan pemimpin-pemimpin negara D-8 di Kairo, Mesir.

“Kita berkumpul hari ini sekali lagi untuk mengutuk pelanggaran keterlaluan terhadap hukum internasional terang-terangan dan mencolok kekejaman yang dilakukan. Tapi saya ingin membuat beberapa komentar: kita harus lihat situasinya apa adanya. Realitas situasinya. Kami akan selalu mendukung Palestina,” ujar Prabowo, kemarin waktu setempat.

“Kita selalu mengatakan kami mendukung Lebanon dan Syiria tetapi apa dukungannya? Karena semua resolusi di PBB, tidak dihormati dan tidak akan dihormati,” imbuhnya.

Prabowo menyinggung bahwa umat muslim dunia dewasa ini sedang tidak dihormati. Padahal kata dia, opulasi muslim dunia adalah 2 miliar orang. 25 persen dari dunia adalah muslim.

“Kami memiliki sumber daya yang besar. Tapi kita tak bisa bersatu.Kita bertengkar di antara kita sendiri. Dan kemudian ketika saudara-saudara kita sedang dihancurkan maka kami memberikan beberapa pernyataan dukungan, dan kami kirim bantuan kemanusiaan,” kata Prabowo.

“Maaf, ini pendapat saya. Biarkan kami lihat kenyataannya,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, negara-negara D-8 harus bekerja, untuk memiliki kerja sama yang erat di antara sesama. “Kita harus bekerja untuk memiliki satu suara dan tidak terpecah. Devide et Impera,” ia mengingatkan.

“Itulah hukum imprealisme selama ribuan tahun. Dan kita terpecah setiap hari. Kita melihat Sudan. Pemimpin muslim melawan pemimpin muslim. Kita melihat pemimpin muslim Libya melawan pemimpin muslim. Kita melihat pemimpin muslim Yaman melawan pemimpin muslim. Kapan ini akan berakhir? Bagaimana kita bisa membantu Palestina jika kita bertengkar satu sama lain?” tanya sindir Prabowo.

Prabowo mengajak pemimpin negara-negara Islam jujur. Jujur kepada orang-orang kita (muslim). “Maaf aku harus mengatakan ini, karena saya menghadiri begitu banya KTT dan yang kami lakukan hanyalah memberikan pernyataan dukungan,” katanya.

“Indonesia akan berusaha melakukan yang terbaik dalam apa pun, yang bisa kita lakukan. Tapi aku, saya menyerukan persatuan. Menyerukan kerja sama,” katanya lagi.

Ia menyerukan, untuk mari kita, negara-negara muslim menyadari apa yang terjadi, bahwa muslim saat ini tidak sedang dihormati. Bahkan mereka tidak peduli dengan suara kita (muslim).

“Sekali lagi saya katakan, mereka tidak peduli dengan suara kita. Hak asasi manusia bukan untuk orang muslim. Inilah kenyataan. Ini sangat menyedihkan. Mari kita lakukan apa yang kita bisa. Tapi mari kita hadapi kenyataan. Dan mari kita jujur pada diri sendiri,” tandas Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Populer GLOBAL