INAnews.co.id, Jakarta– Jumlah korban akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Myanmar pekan lalu sentuh angka 7.000-an lebih. Meninggal lebih dari 2.800 orang dan 4.600 lebih lainnya mengalami luka-luka.
Hal itu disampaikan pemerintah militer Myanmar pada Rabu (3/4/2025), usai lima hari setelah bencana.
Jumlah korban akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah tengah Myanmar dikhawatirkan terus bertambah, karena ratusan orang masih terjebak di bawah reruntuhan di Mandalay, kota terbesar kedua di negara itu yang berdekatan dengan pusat gempa, di tengah keterbatasan alat berat.*






