INAnews.co.id, Jakarta– Pakar hukum tata negara, Feri Amsari turut mengakui diplomasi luar negeri Presiden Prabowo Subianto, secara kebahasan levelnya jauh sekali dengan rata-rata orang Indonesia. Pilihan diksi, pilihan bahasa Prabowo sangat bagus.
“Tapi kemampuan diplomasi belum tentu. Nah ini yang perlu dikelola oleh Presiden—sampai hari ini setelah ribut-ribut dengan Amerika dengan berbagai perang dagangnya, kita belum punya dubes. Dubes Amerika. Kita enggak punya sudah 2 tahun,” ujar Feri saat menjadi narasumber di Prime Time INAnews TV, baru-baru ini dengan tema: “Dari Indonesia Gelap Menjadi Indonesia Cerah”.
“Artinya kalau mau memperbaiki Pak Jokowi di ruang diplomasi, 5 bulan ini Presiden yang baru, Pak Prabowo sudah memilih dubes, apalagi ini sedang perang dagang,” tambahnya.
Kekosongan dubes terjadi sejak Rosan Roeslani mengakhiri masa tugasnya pada 17 Juli 2023. Ia ditunjuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri BUMN.






