Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KEUANGAN

Prabowo: Transisi Pemerintahan Lancar, Inflasi Terendah di Dunia

badge-check


					Prabowo: Transisi Pemerintahan Lancar, Inflasi Terendah di Dunia Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa transisi pemerintahan berjalan lancar dan baik, sehingga Indonesia dapat mencapai berbagai prestasi. Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya adalah “presiden boneka” yang dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

“Berjiwa besar kita harus objektif. Kita bisa lancar begini, kita bisa bagus begini karena transisi pemerintahan berjalan dengan lancar, dengan baik,” ujar Prabowo saat arahan pada Sidang Paripurna, Senin (5/5/2025).

Prabowo menegaskan bahwa konsultasinya dengan Presiden Jokowi adalah hal yang wajar sebagai seorang pemimpin yang bijak.

“Saya bukan, saya dibilang apa itu, presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi. Seolah-olah Pak Jokowi tiap malam telepon saya. Saya katakan itu tidak benar. Bahwa kita konsultasi, iya, itu seorang pemimpin yang bijak. Ya, konsultasi, minta pendapat, minta saran, beliau 10 tahun berkuasa,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dalam berkonsultasi dengan tokoh-tokoh nasional lainnya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.

“Saya menghadap beliau, tidak ada masalah. Saya menghadap Pak SBY, tidak ada masalah. Saya menghadap Ibu Mega, tidak ada masalah. Kalau bisa menghadap Gus Dur, tidak bisa. Menghadap Pak Harto, menghadap Bung Karno, tidak bisa,” kata Prabowo.

Prabowo menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian dan menekankan pentingnya berpegang pada Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Kita rasakan sekarang. Kita rasakan, kita jujur, kita rasakan. Sekian 10 tahun, kita menjadi the good boy. Iya kan? Ada negara yang besar, negara yang kuat. Bilang ke kiri, ya, monggo. Bilang ke kanan, monggo. Kita ikut. World Bank, kita ikut. IMF, kita ikut. Iya, kan?” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih atas kerja sama yang baik dalam enam bulan terakhir. Salah satu prestasi yang dibanggakan adalah pengendalian inflasi yang dinilai sebagai salah satu yang terendah di dunia.

“Salah satu tonggak pemerintahan di setiap negara adalah kita mampu atau tidak kita menjaga inflasi. Inflasi kita salah satu terendah di dunia. Mungkin di antara 5 negara yang terendah di dunia. Mungkin inflasi yang lebih rendah dari kita, mungkin Tiongkok. Ini prestasi. Dan saya harus katakan, jujur ini, bukan karena Mas Gibran ada di sebelah saya, bukan. Ini objektif. Ini salah satu hasil daripada kepemimpinan dan manajemen Pak Jokowi,” ungkap Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tersebut merupakan hasil dari kepemimpinan dan manajemen Presiden Jokowi, yang mungkin tidak diajarkan di institusi pendidikan formal.

“Mungkin pengalaman mereka, pengalaman beliau sebagai wali kota membuat, beliau ngerti bagaimana memanajemen inflasi yang mungkin nggak ada di buku, nggak diajarkan di Harvard atau di MIT,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL