Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

BUDAYA

Menbud Fadli Zon Kutuk Genosida Budaya di Gaza dan Serukan Dialog Budaya

badge-check


					Foto: dok. akun X Fadli Zon Perbesar

Foto: dok. akun X Fadli Zon

INAnews.co.id, Kazan Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia, Fadli Zon, mengecam keras penghancuran warisan budaya Palestina di Gaza sebagai bentuk “genosida budaya” yang tak berperikemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya pada sesi pleno Kongres Menteri Kebudayaan Negara-negara Dunia Islam (Congress of Ministers of Culture of the Islamic World) di Kazan, Republik Tatarstan, Rusia, Kamis (15/5/2025).

“Apa yang terjadi di Gaza bukan hanya genosida manusia, tetapi juga genosida budaya. Penghancuran lebih dari 100 situs budaya sejak Oktober 2023 adalah kejahatan perang yang harus kita lawan bersama,” tegas Fadli Zon.

Kongres yang digelar bersamaan dengan Kazan Forum 2025 bertema “Rusia and Islamic World” ini bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, budaya, dan perdagangan antara Rusia dan negara-negara Islam. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari ICESCO, OKI (Organisasi Kerjasama Islam), Liga Arab, serta menteri kebudayaan dari 18 negara Islam.

Dialog Budaya sebagai Fondasi Perdamaian

Fadli Zon menekankan pentingnya dialog budaya sebagai landasan menjaga identitas bangsa dan memperkuat keberagaman di tengah dunia yang semakin multipolar. Ia memaparkan pengalaman Indonesia sebagai negara majemuk yang berhasil memelihara persatuan melalui nilai-nilai budaya seperti gotong royong dan musyawarah.

“Pembentukan Kementerian Kebudayaan adalah bukti komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan kebudayaan Indonesia di panggung global,” ujarnya.

Menbud juga menyoroti prinsip Bhinneka Tunggal Ika (Persatuan dalam Keberagaman) sebagai kunci harmoni sosial di Indonesia. Ia mengajak negara-negara Islam memperkuat solidaritas melalui diplomasi budaya untuk mewujudkan tatanan dunia yang lebih adil dan inklusif.

Undangan ke World Culture Forum 2025 di Bali

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon mengundang seluruh peserta kongres untuk hadir dalam World Culture Forum 2025 yang akan digelar di Bali pada September mendatang. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat kolaborasi global dalam memajukan perdamaian melalui kebudayaan.

“Ketika budaya suatu bangsa diserang, identitas masyarakatnya melemah. Mari kita gunakan kekuatan budaya untuk membangun dunia yang lebih damai,” pungkasnya.

Kongres ini ditutup dengan seruan bersama untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan perlindungan warisan budayanya dari kehancuran. Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan melalui diplomasi kebudayaan.

Genosida Budaya: Merujuk pada penghancuran sistematis warisan budaya suatu bangsa, seperti situs sejarah, museum, dan monumen, yang merupakan bagian dari identitas kolektif masyarakat.

Kazan Forum: Forum tahunan yang mempertemukan pemimpin Rusia dan negara-negara Islam untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

World Culture Forum 2025: Ajang internasional yang diinisiasi Indonesia untuk mempromosikan perdamaian melalui pertukaran budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap

12 Januari 2026 - 15:42 WIB

Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

12 Januari 2026 - 13:38 WIB

Populer POLITIK