Menu

Mode Gelap
Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi

INDAG

IHSG Hari Ini Menguat

badge-check


					IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa). Perbesar

IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa).

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (27/5/2025), setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat menguat 16,16 poin atau 0,28% ke level 7.207,24.

Penguatan ini berlanjut hingga pukul 09:30 WIB, di mana IHSG berada di posisi 7.195,36, menguat 6,70 poin atau 0,09% dari penutupan kemarin di 7.188,35.

Data yang dihimpun dari sumber terpercaya seperti Kontan.co.id dan Bisnis.com menunjukkan bahwa pergerakan IHSG pada awal sesi didorong oleh kenaikan sejumlah saham big caps, terutama saham-saham milik Prajogo Pangestu. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terpantau mengalami penguatan signifikan di awal perdagangan.

Penguatan IHSG pagi ini didukung oleh beberapa sentimen.

Optimisme Pasar Global. Investor mencermati keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda penerapan tarif terhadap impor dari Uni Eropa, menciptakan sentimen positif di pasar global.

Aktivitas Korporasi. Sejumlah agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan pembagian dividen juga turut mewarnai pergerakan pasar.

Sentimen Saham Tertentu. Kenaikan pada saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar, terutama di sektor energi dan industri, memberikan dorongan bagi indeks.

Analisis dan Prospek. Meskipun dibuka menguat, beberapa analis, seperti yang dikutip dari Bisnis.com dan Kumparan.com, memprediksi IHSG berisiko melemah terbatas atau bergerak mixed sepanjang hari ini. Hal ini disebabkan oleh potensi aksi ambil untung (profit taking) investor menjelang libur panjang pekan ini.

BRI Danareksa Sekuritas sebelumnya mempertahankan target IHSG akhir tahun ini di level 7.350, menunjukkan prospek jangka panjang yang positif.

Pada sesi pembukaan hari ini, sebanyak 207 saham menguat, 76 saham melemah, dan 253 saham stagnan. Sembilan indeks sektoral terpantau menguat, sementara dua indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah.

Investor disarankan untuk mencermati saham-saham pilihan yang direkomendasikan oleh sekuritas seperti AADI, ADMR, BBRI, dan MEDC.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah

13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Populer EKONOMI