INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof. Mahfud MD, menyampaikan pesan khusus dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2025, melalui akun X (Twitter) pribadinya.
Dalam cuitannya, Mahfud MD mengingatkan sejarah panjang perumusan Pancasila, mulai dari pidato Bung Karno di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945, hingga finalisasi dalam Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan (PPK) pada 18 Agustus 1945.
“Pancasila yang semula dipidatokan Bung Karno di BPUPK pada 1 Juni 1945, kemudian dirumuskan bersama Panitia 9 di bawah pimpinan Bung Karno pada 22 Juni 1945 sebagai Piagam Jakarta, dan akhirnya difinalkan pada Sidang PPK tanggal 18 Agustus 1945 juga di bawah pimpinan Bung Karno,” tulis Mahfud MD.
Ia menegaskan bahwa Pancasila telah berhasil mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang besar dan kaya. Menurutnya, integrasi kebangsaan Indonesia sudah cukup kuat berkat ideologi Pancasila.
“Secara umum, kebersatuan (integrasi) kita sudah cukup kuat dengan dasar ideologi negara Pancasila. Tetapi penikmatan atas kekayaan masih harus dipacu,” ujarnya.
Meski demikian, Mahfud MD mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal pemerataan kesejahteraan.
“Karena kemerdekaan, maka kita terus maju dari waktu ke waktu. Tapi masih banyak anak bangsa yang miskin dan terjebak dalam kesenjangan. Kita masih harus bekerja keras agar rakyat lebih sejahtera. Harapan selalu terbuka,” tulisnya.
Pesan Mahfud MD ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila sekaligus memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di momentum Hari Lahir Pancasila.






