INAnews.co.id, Jakarta– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat kemarin mengeluarkan seruan tegas untuk perdamaian di Timur Tengah, menyoroti krisis kemanusiaan yang tak berkesudahan di Gaza dan eskalasi konflik antara Israel dan Iran. Sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim Indonesia, MUI menyeru seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia untuk bersatu melawan kezaliman dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Dalam siaran persnya, baru-baru ini, MUI menyampaikan sembilan poin penting terkait situasi genting di Timur Tengah:
- Menyerukan Persatuan Melawan Kezaliman: MUI menyeru umat Islam sedunia untuk menyatukan kekuatan dan potensi yang dimiliki guna melawan segala bentuk kezaliman dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel dan para pendukungnya. MUI juga mendorong peningkatan gerakan saling tolong-menolong di antara negara-negara Muslim demi menjaga martabat kemanusiaan dan hak asasi manusia seutuhnya, mencontoh dukungan dari Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, Perdana Menteri Malaysia Datuk Anwar Ibrahim, serta tokoh Islam lainnya.
- Mengutuk Genosida dan Mendesak Sanksi PBB: MUI mengutuk keras tindakan genosida yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina. Mereka mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menjatuhkan sanksi seberat-beratnya atas agresi militer Israel terhadap Iran yang dianggap telah mengancam stabilitas kawasan dan memperburuk penderitaan umat manusia di Timur Tengah.
- Mendesak Pemerintah RI Ambil Langkah Diplomatik Tertinggi: MUI mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik tertinggi, tertegas, dan tercepat guna menghentikan kejahatan kemanusiaan di Gaza, membuka akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, memperjuangkan kemerdekaan Palestina, dan mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan menyeluruh di kawasan Timur Tengah melalui berbagai forum internasional.
- Mendesak OKI dan Negara Cinta Damai Bertindak Lebih Tegas: Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan semua negara yang mencintai perdamaian serta kedaulatan didesak untuk melakukan langkah-langkah politik dan diplomasi yang lebih terukur guna menghentikan agresi Israel, termasuk membuka jalur bantuan kemanusiaan di negara masing-masing untuk rakyat Palestina.
- Mendesak PBB Laksanakan Fatwa dan Perintah ICC: PBB didesak untuk segera membuat keputusan cepat dalam melaksanakan Fatwa Mahkamah Internasional (ICJ) bahwa keberadaan Israel di wilayah Palestina melanggar hukum internasional. Selain itu, PBB juga didesak untuk segera melaksanakan Amar Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yaitu perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan.
- Mendukung Penuh Perjuangan Rakyat Palestina: Seluruh umat Islam diseru untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui berbagai bentuk solidaritas moral, material, dan spiritual. Ini juga mencakup dukungan penuh terhadap setiap upaya Pemerintah Republik Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak Palestina.
- Mendukung Hak Iran Membela Diri: MUI menyatakan dukungan terhadap hak Republik Islam Iran sebagai negara berdaulat untuk membela diri dari segala bentuk ancaman yang merugikan dan merusak, seperti terhadap keselamatan ilmuwan, keamanan sumber daya alam, dan pangkalan militer sebagai simbol kewibawaan dan kekuatan negara Islam.
- Memperkuat Gerakan Boikot Produk Israel: Seluruh umat Islam diseru untuk terus melanjutkan dan memperkuat gerakan boikot terhadap seluruh produk yang berasal dari, berafiliasi dengan, atau mendukung Israel. Langkah ini dianggap sebagai bentuk perlawanan ekonomi terhadap kejahatan kemanusiaan Israel dan wujud solidaritas nyata terhadap perjuangan rakyat Palestina.
- Mengimbau Qunut Nazilah dan Istighatsah: MUI mengimbau seluruh pengurus masjid di Indonesia untuk membaca Qunut Nazilah secara rutin dalam salat berjamaah dan juga menggelar istighatsah memohon pertolongan Allah SWT sebagai bentuk doa kolektif demi kemenangan perjuangan rakyat Palestina dan terwujudnya perdamaian di Timur Tengah serta dunia.
MUI meyakini bahwa keterlibatan aktif umat Islam Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Palestina dan upaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah adalah bagian dari ukhuwah Islamiyah, serta merupakan tanggung jawab sebagai bangsa yang berdaulat, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.*






