INAnews.co.id, Jakarta– Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin, 30 Juni 2025, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan yang bervariasi, cenderung melemah di awal perdagangan namun dengan beberapa pandangan potensi penguatan.
Menurut data dari berbagai sumber rupiah sempat melemah 19 poin atau 0,12% ke level Rp 16.213 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB; rupiah pagi ini melemah tipis sebesar dua poin atau 0,01 persen menjadi Rp 16.197 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp 16.195 per dolar AS; rupiah tercatat berada di level Rp 16.212 per dolar AS pada pukul 09.20 WIB, melemah 17,5 poin atau setara 0,11 persen dari Rp 16.194,5 per dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan rupiah di awal pekan ini terjadi di tengah optimisme pasar terhadap kesepakatan dagang AS, meskipun Indeks Dolar AS (DXY) juga terpantau turun mendekati support 97,00 setelah investor mencerna data inflasi terbaru dari Amerika Serikat.
Beberapa analis memprediksi bahwa rupiah memiliki potensi untuk menguat pada perdagangan hari ini seiring dengan meredanya ketegangan di Timur Tengah dan adanya respons pasar terhadap kesepakatan dagang tambahan soal mineral tanah jarang antara Amerika Serikat dan China.*






