Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

KEUANGAN

Nilai Tukar Rupiah Senin Pagi Melemah

badge-check


					Foto: dok. istimewa Perbesar

Foto: dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin, 30 Juni 2025, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan yang bervariasi, cenderung melemah di awal perdagangan namun dengan beberapa pandangan potensi penguatan.

Menurut data dari berbagai sumber rupiah sempat melemah 19 poin atau 0,12% ke level Rp 16.213 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB; rupiah pagi ini melemah tipis sebesar dua poin atau 0,01 persen menjadi Rp 16.197 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp 16.195 per dolar AS; rupiah tercatat berada di level Rp 16.212 per dolar AS pada pukul 09.20 WIB, melemah 17,5 poin atau setara 0,11 persen dari Rp 16.194,5 per dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah di awal pekan ini terjadi di tengah optimisme pasar terhadap kesepakatan dagang AS, meskipun Indeks Dolar AS (DXY) juga terpantau turun mendekati support 97,00 setelah investor mencerna data inflasi terbaru dari Amerika Serikat.

Beberapa analis memprediksi bahwa rupiah memiliki potensi untuk menguat pada perdagangan hari ini seiring dengan meredanya ketegangan di Timur Tengah dan adanya respons pasar terhadap kesepakatan dagang tambahan soal mineral tanah jarang antara Amerika Serikat dan China.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL